Mewujudkan Cita-cita Tidak Semudah Membalik Telapak Tangan

Kampus Kita

KORANBOGOR.com,YOGYAKARTA-Setiap anak atau setiap orang memiliki mimpi atau cita-cita menjadi orang yang sukses. Orang tua pasti pernah bertanya pada kita apa cita-cita yang kita miliki.

 Profesi yang sangat dikagumi anak-anak sejak kecil adalah menjadi seorang dokter, guru, polisi, perawat, bidan, pengusaha dan profesi lainnya. Sebagai orang tua betapa bangganya jika seorang anak dapat mencapai cita-citanya menjadi orang yang sukses dan berhasil.

Namun, untuk mewujudkan cita-cita tidak segampang yang dibayangkan yang harus kita lakukan bekerja keras tidak hanya disetujui atau diucapkan saja.

 Harus ada pemulihan perjuangan dan dorongan dari orang-orang terdekat seperti orang tua dan saudara. Harus ada langkah-langkah yang dilakukan untuk seorang anak untuk mencapai cita-citanya. Dan membuat impian anak tetap hidup dan kemudian berhasil diwujudkan.

Di indonesia jenjang pendidikan wajib yang harus di lalui dimulai dari sekolah dasar (SD) 6 tahun, sekolah menengah pertama (SMP) 3 tahun, sekolah menengah atas (SMA) 3 tahun. Ada 12 tahun ditambah lagi perguruan tinggi yang membutuhkan waktu yang sangat lama 4-5 tahun kadang ada yang sampai 6,7,8 tahun.

Jadi sebagai orang tua kita juga jangan pernah menekan dan memaksa anak untuk mengambil jurusan yang tidak diinginkan itu sama saja kita menghambat cita-citanya. 

Kebanyakan orang tua sekarang lebih mementingkan atau menyuruh anak nya mengambil jurusan yang tidak diminati anak tersebut jadiĀ  seorang anak merasa tertekan dan tertindas dalam mengapai cita-citanya. (Red)

Penulis: Alfa

Alamat : yogyakarta

Mahasiswa: UST(Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa )