PELESTARIAN BUDAYA DI JENJANG SEKOLAH DASAR

Bogor Now Kampus Kita

KORANBOGOR.com,YOGYAKARTA-Budaya atau sering disebut kebudayaan berasal dari bahasa sansekerta yaitu buddahaya. Budaya merupakan suatu hal yang bisa dijadikan sebagai identitas unik dan khas bagi suatu daerah.

Pada masa kini kebudayaan – kebudayaan sudah mulai ditinggalkan karena kemajuan zaman yang semakin pesat, sekarang ini penduduk Indonesia telah melupakan apa itu budaya Indonesia, karena banyaknya kebudayaan baru yang mempengaruhi kebudayaan asli yang ditinggalkan oleh nenek moyang bangsa Indonesia

Perlunya pengenalan budaya daerah sejak dini dirasa sangat penting, untuk mencegah terkikisnya budaya asli Indonesia dengan budaya asing yang masuk.

Pada saat ini anak usia Sekolah Dasar cenderung tertarik dengan hal- hal yang dirasa lebih menarik seperti dance, band dan sebagainya.

Upaya pelestarian budaya daerah baiknya dimulai sejak usia Sekolah Dasar, karena pada usia Sekolah Dasar penanaman rasa cinta tanah air akan lebih mudah tertanam dalam diri siswa dan mencegah anak terpengaruh budaya negatif dari budaya asing . 

Di SD Negeri Patragaten misalnya, penanaman pelestarian budaya jawa seperti karawitan dan seni tari daerah sudah mulai di terapkan melalui kegiatan ekstrakurikuler wajib.

Di SD Negeri Patragaten guru mengajarkan gending – gending jawa dan tarian khas Yogyakarta yang harapannya dapat meningkatkan rasa cinta terhadap budaya jawa. 

Namun upaya pelestarian budaya daerah seperti karawitan dan tari – tarian daerah di Sekolah Dasar dirasa kurang maksimal karena keterbatasan sarana dan prasarana.

Salah satunya gamelan yang masih meminjam milik sanggar tari di lingkungan sekitar sekolah seperti yang dilakukan dalam SD Negeri Patragaten. 

D:\Vava gambar.jpg

Derasnya arus globalisasi saat ini lambat laun akan menyebabkan terkikisnya budaya asli Indonesia dengan budaya asing yang masuk.

Perlunya pelestarian budaya daerah sejak usia Sekolah Dasar akan memperkecil pengaruh buruk budaya asing yang masuk.

Marilah kita cintai budaya asli Indonesia dengan mengajarkan budaya asli Indonesia sejak dini agar kebudayaan Indonesia tetap lestari. 

(Red/ Erfa Harfiani Fatma dari Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta )