Pelestarian Kain Ulos Melalui Pengenalan Budaya Batak

Bogor Now Kampus Kita

KORANBOGOR.com,YOGYAKARTA-Ulos yang dalam artian luasnya atau dalam bahasa Indonesia memiliki arti yakni selimut. Selimut yang merupakan benda atau pun bagian peralatan tidur yang memberikan kesan kehangatan untuk sipenggunanya.

Tetapi tidaklah dengan suku Batak, walaupun Ulos memiliki arti yaitu selimut. Tetapi suku Batak tidak menggunakan Ulos sebagai selimut penghangat badan mereka.   

C:\Users\HP\Downloads\110.jpg

Kain Ulos merupakan salah satu kain ciri khas kebudayaan di Indonesia yang berasal dari suku Batak. Kain Ulos dikembangkan secara turun temurun oleh masyarakat Batak di Indonesia, lebih tepatnya didaerah Sumatera Utara.

Ulos adalah kain tenun khas Batak yang berbentuk selendang yang memiliki  berbagai banyak macam-macam corak di dalamnya. Benda sakral ini merupakan bentuk simbol restu kasih sayang dan persatuan dari suku Batak.

Ulos biasanya dominan dengan warna merah, hitam dan putih yang dihiasi oleh ragam tenunan dari benang emas atau perak. Kain Ulos telah menjadi bagian kebudayaan masyarakat Batak, sejak jaman dahulu hingga detik ini.

C:\Users\HP\Downloads\ULOS 2.png

Dalam Ilos Batak terdapat berbagai jenis-jenisnya beserta perbedaan dan fungsinya. Ulos diberikan sebagai tanda kasih sayang biasanya tidak boleh sembarangan Ulos, tidah hanya jenisnya saja yang diperhatikan tetapi kualitas bahannya juga harus bagus.

Ulos suku Batak merupakan sebuah identitas yang dimiliki oleh masyarakat di suku Batak dan menjadi Ikon bagi masyarakat itu sendiri, Ulos juga hasil benda budaya dari leluhur suku Batak,sebagai tempat pelestarian benda budaya agar nilai budayanya terjaga dan tidak punah.

(Red/Liza Sianipar ,Nim :2018015412,Status : Mahasiswa PGSD Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta  )