Pentingnya Pengawasan Orang Tua Terhadap Game Online Yang Dimainkan Oleh Anak SD

Kampus Kita

KORANBOGOR.com,YOGYAKARTA-Pendidikan sekolah dasar atau sering disebut dengan pendidikan SD merupakan dasar upaya untuk mencerdaskan dan menciptakan kehidupan yang bertaqwa,cinta dan bangga terhadap bangsa dan negara yang menghasilkan individu-individu berbasiskan kereati, terampil, budi pekerti yang santun serta mampu menyelesaikan permasalahan di lingkungannya.

Namun sekarang masifnya anak-anak yang menempuh pendidikan sekolah dasar nampaknya tidak berprilaku sebagaimana mestinya dengan konsep pendidikan sekolah dasar tersebut. 

Media sosial yang kian terus berkembang yang menjadikan anak-anak sebagai sasaran empuk untuk kepentingan kapitalisme kaum borjuis, mereka menciptakan berbagai aplikasi yang akan membuat individu menggunakannya merasa candu  contohnya game online, zaman dahulu game hanya bisa dimainkan maksimal dua orang, sekarang dengan kemajuan teknolog terutama jaringan internet, seperti game online yang bisa dimaninkan banyak orang sekaligus dalam waktu bersamaan. 

Game online membawa dampak yang besar terutama pada perkembangan anak maupun jiwa sesorang, yang mendominasi memainkan game online adalah kalangan pelajar, yang sekarang sudah dimulai dimainkan oleh anak SD, ini akan berdampak negatif karena diumur yang dikatakan masih sangat labil sudah mulai terlibat kedalam media sosial  yang akan membuat keacnduan dan melupakan kehidupan sosialnya.

Dampak negatif dari game online terhadap anak SD itu sendiri yaitu :

  1. Perubahan pola makan dan istirahat , waktu makan menjadi tidak teratur dan mereka sering tidur di kelas saat pelajaran sedang berlangsung, ini terajdi karena kurang nya waktu tidur dimalam har demi mendapat happy hour karena intenet murah dan jaringan bagus saat malam hari.
  2. Pemborosan dalam segi keuangan, anak-anak jika sudah ketagihan dalam memainkan game online maka dia akan menghabiskan uangnya untuk membayar warnet atau membeli kuota internet dan ini akan memicu anak tersebut untuk berbohong dengan orang tuanya dengan segala alsan ataupun dengan mencuri uang orang tuanya.

Oleh karena itu perlunya pengawsaan yang itensif dari pihak orang tua,  orang tua jaman sekarang sangat jarang berada dirumah karena kesibukan dalam urusan bisnisnya sampai-sampai kadang kala ada orang tua yang menyewa pengasuh untuk memantau anaknya, tetapi cara tersebut tidaklah relevan, bahwasanya  pembentukan pribadi dari seorang anak berawal dari keluarganya sendiri yaitu otang tua, maka orang tua harus lebih memantau perkembangan dari anaknya sendiri, kalau orang tua terlalu membiarkan anaknya terlalu bebas untuk bermain media sosial maka akan terjadi kepribadian anti sosial yang akan mempengaruhi sikap anak tersebut, dia akan jadi pribadi yang individualistis yang lebih mementingkan  dunia maya dibandingkan dunia sosialnya.

*Red/ Gagas Hariandi dari universitas Sarjanawiyata Tamansiswa )