PENYEBAB KEMALASAN BELAJAR PADA ANAK SEKOLAH DASAR

Kampus Kita

KORANBOGOR.com,YOGYAKARTA-Dunia pendidikan diindonesia,khususnya pada pendidikan sekolah dasar pasti mumpunyai permasalahan-permasalhan.

Contohnya pada permasalahan anak sekolah dasar yang malas belajar. Masa anak sekolah dasar terjadi dalam usia 6 tahun,pada usia tersebut Anak- anak mempunyai jiwa yang masih labil.

Anak- anak ini mengalami perubahan mood dengan cepat.Terkadang anak- anak akan merasa bersemangat,namun setelah itu anak- anak akan dengan cepat berubah moodnya menjadi malas.

Sama ketika anak- anak belajar di sekolah, Terkadang anak- anak akan merasa sangat bersemangat ketika belajar bersama teman- temannya, namun terkadang anak- anak merasa malas untuk pergi ke sekolah dan akan menjadi penyebab anak sekolah menjadi malas belajar.  

Jika hal ini hanya terjadi dalam jangka waktu pendek, ini masih merupakan sesuatu yang wajar yang menimpa anak- anak.

Namun yang perlu dikhawatirkan,ketika anak- anak merasa malas pergi ke sekolah dalam jangka waktu yang sedikit lama.Hal ini tentu akan mempengaruhi kondisi dan kemampuan otaknya.

Orang tua harus lebih memperhatikan anak- anaknya ketika ia mulai malas dan tidak semangat pergi ke sekolah,terlebih dalam jangka waktu yang cukup lama.Memang tak mudah menarik anak untuk belajar.

Karena pada satu sisi, anak-anak tidak bisa dipaksa, dan di sisi lain mereka sangat membutuhkan pendidikan.

Dampak handphone pada anak sekolah dasar juga menjadi permasalahan anak malas belajar,karena anak memiliki sifat yang polos dan harus diberikan pengawasan khusus terhadap orang tua.

Karena hand phone sangat berpotensi mengganggu konsentrasi belajar anak,dengan adanya fitur-fitur yang tersedia di hand phone seperti game yang sangat mengganggu konsentrasi belajar pada anak.

Sebaiknya orang tua harus lebih memperhatikan anak tersebut dalam menggunakan hand phone.

Untuk mengatasi permasalahan anak yang malas belajar sebaiknya diberikan jadwal jam belajar.

Hal pertama yang harus dilakukan untuk anak yang malas belajar adalah buatlah jadwal jam belajar untuk anak, tidak hanya belajar tapi jadwal bermain juga perlu dilakukan dengan begitu anak tahu kapan harus bermain dan kapan harus belajar namun untuk pertama kali beri porsi waktu yang tidak terlalu lama dalam belajar anak.

Lakukan secara bertahap, jika jam belajar anak lebih panjang dari jam bermain mereka maka kemungkinan mereka akan menjadi bosan.

Dengan menggunakan jadwal seperti ini, tidak hanya melatih anak terbiasa dengan proses belajar mereka namun juga melatih anak dalam disiplin dan bertanggung jawab.

(Red/ Muhammad Nanang Fafoni,dari Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa  Jogjakarta.)