Sekolah Tempat Anak didik Menjadi Baik Bukan Sekedar Tempat Anak Didik Yang Baik

Kampus Kita

KORANBOGOR.com,YOGYAKARTA–Guru adalah manusia , murid adalah manusia. Dan hubungan keduanya adalah hubungan manusiawi yang dilandasi rasa saling peduli, menghormati dan menghargai.

Kesalahan dan kegagalan murid bagaimanapun sekecilapapun tentu ada kontribusi dari pihak sekolah.Cara pandang ini akan menggiring kembali pada upaya bersama dalam mencapai kebaikan bersama.

Kebaikan bersama inilah yang membutuhkan jalur yang benar dalam perkembangan manusia.Jalur yang benar bagi perkembangan manusia sebagai hasil pendidikan, menurut Ki Hadjar Dewantara, dapat dirumuskan dalam asas “tri-kon” (kontinyu, konvergen, dan konsentris).

Perkembangan itu harus berlaku kontinyu dengan alamnya sendiri, konvergen dengan alam di luarnya, untuk menuju ke arah persatuan konsentris yang universal yaitu bersatu dengan alam, tetapi tetap memiliki “kepribadian sendiri”.

Sekolah dengan demikian adalah semesta besar pikiran-pikiran yang berdialog untuk menemukan nilai-nilai baru bagi landasan era yang lebih baik.

Sudah tidak jamannya lagi sekolah “kalah “dengan cara berfikir lama masyarakat.Artinya tidak selalu nilai di dalam masyarakat yang umum dan mayoritas itu baik dan benar.

Sekolah harus berdiri pada nilai-nilai etis humanis yang memmastikan setiap individu dapat hidup sebagai dirinya sendiri dalam kehidupan masyarakat yang beranekaragam baik secara fisik maupun nilai.

Walaupun tidak harus membangun semangat berpikir baru, tetapi setidaknya sekolah berani membuka ruang-ruang dialog bagi nilai-nilai baru.

(Red,Rohan zam zam,Universitas,Sarjanawiyata Tamansiswa )