STPB, Kampus Pariwisata Bogor Dengan Segudang Prestasi

Berita Bogor Now Kampus Kita

BOGOR-Sekolah Tinggi Pariwisata Bogor(STPB)  atau yang sebelumnya dikenal dengan nama Bogor Hotel Institute adalah Sekolah Pariwisata di Bogor, yang berdiri sejak tahun 1999.

STPB tercatat sebagai salah satu  sekolah tinggi pariwisata terbesar di Kota Bogor dibawah manajemen Salak Hospitality Grup.

Di awal berdirinya, kampus  berlokasi di Hotel Salak Heritage di Jalan Juanda Kota Bogor dan membuka  perkuliahan Program Satu Tahun Perhotelan di tahun perkuliahan 2000, kini telah berkembang dengan menyediakan sejumlah program pendidikan formal Sarjana (S1), Diploma (D4), dan Diploma (D3).

STPB juga menyediakan sejumlah Program Pelatihan seperti keramahtamahan dasar, penanganan keluhan, peningkatan keterampilan penjualan, pengendalian biaya, tata cara meja, dan lainnya.

Menurut Manager Marketing Dina Hariani   STPB  menjunjung filosofi “Anyone Can Be Someone with Our Caring Way”.

Lebih lanjut Dina  menyebut lebih dari 700 mahasiswa yang menuntut ilmu pariwisata di STPB  dengan berbagai jurusan di kampus dengan segudang prestasi di bidang akademik.

“80 persen berasal dari Bogor,  tetapi  ada juga yang berasal dari Aceh, Medan, Riau, Jawa Barat, Jakarta, Jawa Timur,  Kalimantan, Ambon, Papua,” terang Dina.

Bahkan beberapa tahun lalu, lanjut Dina ada pula mahasiswa yang berasal dari Vietnam, dan Pakistan.

Sejak 2010, kata Dina Kampus STPB berlokasi di Jl. Curug Mekar No. 17 Jasmine Bogor.

“Ada 15 Kelompok Kegiatan Siswa (SAG). Beberapa SAG sangat populer di kalangan siswa,  seperti Senat Mahasiswa, STPB Voice, STPB TV Online, Klub Inggris, Klub Memasak, Klub Seni Kuliner, Tim Flairing STPB, Klub Roti & Kue,” ulas Dina.

Dikegiatan SAG ini lanjut Dina, para mahasiswa diberikan kesempatan  untuk meningkatkan soft skill pribadi mereka.

Kini kata Dina STPB ada lebih dari 1.600 alumni yang telah bekerja di sejumlah industri perhotelan di seluruh dunia.

“Beberapa diantara mereka bekerja di hotel, di jalur pelayaran, di restoran, rumah sakit, bank, sebagai pegawai pemerintah, di apartemen, sebagai konsultan, atau penyelenggara acara” tutup Dina.

Penyaji : Dedy Kusnaedi