Tanamkan Cinta Lingkungan Sejak Dini

Kampus Kita

KORANBOGOR.com,,PEKALONGAN-Di zaman modern yang sudah maju ini pengelolaan sampah plastic yang seharusnya bisa dimanfaatkan menjadi barang yang berguna.

Berbeda dengan pemanfaatan dan pengelolaan sampah plastic di Kelurahan Bligo, Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan karena kurangnya kesadaran masyarakat dengan sampah, ini masih menjadi masalah yang belum teratasi hingga saat ini.

Membakar sampah menjadi pilihan utama masyarakat dalam mengurangi volume sampah dan hal tersebut menghasilkan polusi yang bedampak negative pada kualitas udara.

Mestinya, apabila dikelola dengan baik, tumpukan sampah bisa menjadi barang yang bernilai jual tinggi.

Untuk merubah kebiasaan membakar sampah bukanlah hal yang mudah, perlu adanya penanaman karakter sejak dini agar generasi penerus dapat memiliki perilaku yang baik dalam pengelolaan sampah kedepannya. Berangkat dari permasalahan tersebut,

TIM II KKN Undip Semarang membuat program Edukasi pemilahan dan pengelolaan sampah sejak dini. Program tersebut dilaksanakan pada Sabtu (3/8) di SDN Bligo, Kec.Buaran.

Program ini bertujuan untuk menanamkan perilaku yang baik dalam memilah dan mengelola sampah agar dapat bernilai guna. 

Rangkaian program tersebut dimulai dari pembuatan tong sampah dari ban bekas, lalu dilanjutkan pemaparan materi terkait masalah sampah dan pemilahannya, serta pemanfataan sampah plastic menjadi barang yang bernilai guna, salah satunya dengan ecobrick.

Ecobrick ialah botol plastik yang diisi padat dengan limbah plastik  untuk membuat blok bangunan yang dapat digunakan kembali. Setelah pemaparan materi dan diselingi dengan games edukatif, para siswa didampingi oleh seluruh anggota TIM II KKN Undip melakukan praktek pembuatan ecobrick, dan membuat pot tanaman hias dari limbah botol plastic dan yang terakhir adalah melakukan demo mencuci tangan yang benar dan dilanjutkan praktek oleh para siswa.

Para siswa SDN Bligo dari kelas 4-6 sangat antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan. Program ini ditutup dengan pemberian tong sampah organik dan anorganik dari ban bekas kepada pihak SDN Bligo.

Dengan adanya program ini diharapkan dapat menumbuhkan jiwa cinta lingkungan sejak dini, sehingga anak-anak di Kelurahan Bligo  mampu memilah dan mengelola sampah dengan baik.

(red/ TIM II KKN UNDIP SEMARANG )