Tips Mendidik Anak SD di Era Milenial 

Kampus Kita

KORANBOGOR,com,YOGYAKARTA-Anak merupakan harta yang paling indah untuk orang tua. Bagi orang tua anak adalah mutiara yang harus dijaga dan dilindungi.Maka dari itu, orang tua memiliki kewajiban untuk mendidik,mengarahkan dan melindungi perkembangan anak dari kecil sampai dewasa.

Apalagi ketika anak sudah mulai menginjak bangku sekolah, anak harus benar-benar diperhatikan dalam perkembangan dan pergaulannya di sekolah maupun di lingkungannya.Jika kita lihat anak SD zaman dulu dan anak SD zaman sekarang itu sangat berbeda.

Pada zaman dulu anak usia SD belum mengenal  teknologi yang canggih seperti gadget. Dulu memang sudah ada gadget tetapi belum secanggih pada zaman sekarang.

Hal tersebut sangat berpengaruh pada perkembangan anak. Penggunaan gadget pada anak jika tidak didampingi orang tua bisa berdampak buruk pada si anak.

Maka dari itu perilaku anak pada zaman sekarang sangat sulit untuk diarahkan, dibimbing dan diatur, perilaku itu sebagian besar dampak dari gadget. Lalu bagaimana cara mendidik anak pada zaman yang sekarang ini? Berikut adalah tips mendidik anak pada zaman sekarang :

  1. Terapkan pembelajaran agama dan beribadah

Kunci utama perilaku anak adalah bagaimana si anak menerima pembelajaran tentang agama dan caranya beribadah.

Anak harus dibekali dengan pembelajaran tentang agama karena agama adalah sebuah pedoman bagi anak agar bisa mengontrol sikap dan perilakunya.

Anak juga harus dilatih untuk melakukan ibadah sehingga anak bisa terus dekat degan Tuhan dan mengingatnya. Jika sejak SD tidak di ajari seperti itu ketika dewasa akan susah untuk menerima pembelajaran tersebut.

2.Membatasi pemakaian gadget

Biarkan anak tetap menggunakan gadget, tetapi harus dengan pengawasan orang tua. Jangan sampai anak tidak boleh menggunakan gadget, karena bagaimanapun anak harus mengikuti perkembangan teknologi dengan catatan tetap pada batas sewajarnya.

Di sini peran orang tua sangat penting karena jika orang tua lalai sedikit saja itu bisa berakibat yang tidak baik pada anak.

Maka orang tua harus benar-benar membatasinya,contohnya saja anak boleh menggunakan gadget hanya pada hari Minggu saja,bisa juga dalam 1 hari boleh menggunakan gadget selama 1 jam saja dan selebihya untuk melakukan hal yang lainnya seperti belajar.

3-Jangan dikekang

Jangan membatasi anak untuk melakukan sesuatu, karena jika anak dikekang justru akan membuat si anak merasa tertekan dan melakukan hal yang tidak diduga. Biarkan anak melakukan apa yang dia inginkan, tetapi orang tua harus tetap mengawasi apa yang anak lakukan. Sehingga orang tua bisa mengontrol apa yang dilakukan anak.

4-Pantau pergaulan

Pergaulan memang sangat berpengaruh pada perilaku dan perkembangan si anak, jika sampai salah pergaulan maka akan mempengaruhi sikap anak pada orang lain. Apalagi anak SD sedang masa pencarian teman dan sedang di posisi suka bermain dengan teman sebaya.

Lingkungan yang baik akan menjadikan anak itu baik dan lingkungan yang buruk akan menjadikan anak itu berperilaku tidak baik. Tetapi jangan mengatur anak dalam pergaulannya untuk berteman dengan si A atau si B. Biarkan anak memilih lingkungan dan temannya sendiri, tetapi orang tua harus memantau baik buruknya.

Apabila lingkungan dan temannya kurang baik maka berikan nasihat pada si anak dan mengalihkan anak untuk melakukan hal yang lain agar anak tidak sering bermain dengan teman dan lingkungan tersebut.

5-Terapkan sikap sopan santun

Jangan lupa menerapkan sikap sopan santun pada anak. Karena dengan adanya sikap sopan santun anak bisa mengontrol dirinya dalam berperilaku.Sikap sopan santun juga sangat penting karena anak bisa dipandang baik di depan orang lain.

Memang sudah sewajarnya sopan santun diajarkan sejak SD atau sejak kecil. Tanpa adanya sopan santun anak akan menjadi brutal dan tidak tau aturan.

Sekian dan terimakasih semoga  apa yang saya tulis bisa bermanfaat.

Nama : Melani Nur Afifah

NIM : 2018015425

Status : Mahasiswi Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta