UAD Yogyakarta dan UM Buton Adakan Joint International Community and Culture

Kampus Kita

KORANBOGOR.com,YOGYAKARTA– Dalam rangka meningkatkan kerjasama antar institusi Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) se-Indonesia dan memberikan pengalaman budaya yang berbeda kepada mahasiswa asing, Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta dan Universitas Muhammadiyah Buton (UMB) pada 8-14 Juli 2019 adakan Joint International Community and Culture di Baubau, Sulawesi Tenggara.

Kegiatan ini diharapkan dapat mempromosikan institusi dan Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) di daerah kepada mahasiswa internasional.

Selain itu, kegiatan ini dimaksudkan untuk mempromosikan potensi wisata di daerah yang belum tersentuh oleh para wisatawan asing.Ini adalah kali kedua UM Buton dan UAD Yogyakarta menyelenggarakan joint international community and culture.

Tahun 2018 lalu, acara ini diintegrasikan dengan program komunitas darmasiswa di Prambanan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kegiatan bertemakan “food and culture diversity in two Islands” diikuti mahasiswa internasional UAD Yogyakarta dari Arab Saudi, Tajikistan dan Tiongkok.

“Kalau tahun lalu hanya mahasiswa dari Tiongkok saja,” jelas Ida Puspita, SS, MA.Res, Kepala Kantor Urusan Internasional UAD Yogyakarta, Jum’at (12/7/2019).

Pada kesempatan itu, UM Buton menyambut mahasiswa internasional UAD Yogyakarta di aula kampus dengan kuliner khas Buton, dilanjutkan dengan sambutan Rektor UM Buton Dr Wa Ode Alzarliani, SIP, MM.

Kegiatan selama seminggu itu diisi pula dengan pengenalan bahasa Wolio, yang merupakan bahasa daerah dari Buton.Untuk mengenalkan budaya dan potensi wisata, mahasiswa internasional UAD Yogyakarta diajak mengelilingi Buton Tengah, sebelum acara ditutup Wakil Rektor IV UAD Prof Sarbiran, PhD. 

Selain itu juga diajak berpartisipasi dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan, seperti kelas sharing budaya dengan siswa SMA Negeri 2 Baubau.Acara Joint International Community and Culture ini adalah bukti mentoring UAD Yogyakarta kepada Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) lain untuk internasionalisasi kampus 

“Tahun depan, kegiatan ini akan menargetkan untuk menghasilkan produk untuk masyarakat, kampus dan mahasiswa asing itu sendiri,” papar Ida Puspita, yang menambahkan tahun depan akan ada 2 universitas mitra UAD Yogyakarta dari luar negeri untuk ikut acara ini.

“Di samping itu kami juga membuka diri untuk kerjasama dengan perguruan tinggi Muhammadiyah lainnya,” ungkap Ida Puspita. (Affan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *