Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Beri Keringanan SPP 20 Persen Bagi Mahasiswanya

Kampus Kita

KORANBOGOR.com,YOGYAKARTA-Di tengah pandemi Covid-19 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) memberi keringanan biaya Sumbangan Penyelenggaraan Pendidikan (SPP) kepada para mahasiswanya.

Keringanan biaya SPP tersebut sebesar 20 persen serta pembebasan biaya listrik, bandwidth dan Unit Kegiatan Kemahasiswaan (UKK) bagi mahasiswa aktif semester gasal tahun 2020/2021.

Keputusan ini dikeluarkan secara resmi oleh Rektor UMY, Dr. Ir. Gunawan Budiyanto, M.P., IPM, kemarin.

“Sebagai wujud kepedulian kita terhadap anak-anak. Kita mencoba melihat kembali batas minimum kebutuhan yang bisa dijalankan.

Akhirnya ketemu, (yaitu) dengan keringanan SPP, pembebasan biaya bandwidth, listrik dan kegiatan mahasiswa.

Ternyata aktivitas kampus masih bisa berjalan; kampus masih bisa memberikan program kepada masyarakat dan masih bisa melakukan pengembangan terhadap kampus itu sendiri,” ujar rektor.

Dosen Fakultas Pertanian UMY itu juga mengatakan, keputusan ini diambil untuk kebaikan segala lapisan yang ada di UMY. Selain itu, kebijakan ini dilaksanakan agar semua aktivitas dan program kampus dapat berjalan.

“Kita harus mengerti dampak negatif dari Covid-19 ini, karena bukan hanya mahasiswa yang terkena. Kita juga harus memikirkan staf tenaga pendidikan dan dosen. Di samping itu juga, program sosial UMY harus tetap berjalan,” tambah dia.

Rektor UMY menambahkan, bahwa keringanan biaya kuliah ini berlaku untuk mahasiswa lama yang tengah menempuh pendidikan Strata-1 (S1) dan Program Vokasi. Maka, untuk proses pembelajaran satu semester kedepan hanya akan menggunakan metode dalam jaringan (daring).

“Kuliah online (daring) akan kita adakan kemungkinan sampai akhir tahun ini. Sementara karya mahasiswa seperti penelitian dan praktikum ada kemungkinan dengan pembatasan yang spesifik dan protokol kesehatan yang spesifik akan kita selenggarakan bulan Januari 2021,” ujarnya.(Red)