Besok,Bu Susi Hingga Slank Akan Ikuti Pawai Bebas Plastik Di Car Free Day Dari Bundaran HI-Monas

Nusantara

KORANBOgOR.com,JAKARTA-Beberapa organisasi lingkungan hidup akan menggelar Pawai Bebas Plastik di Car Free Day (CFD), Minggu (21/7/2019).Menurut Direktur Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik, Tiza Mafira, pawai dimulai dari Bundaran HI pukul 06.00 WIB dan berakhir di Taman Aspirasi Monas.

“Titik kumpul itu di Imam Bonjol dekat Bundaran HI, pukul 06.00 WIB kita berkumpul. Kita mengajak warga juga untuk bergabung dalam kampanye bebas plastik,” ungkap Tiza di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta Utara, Sabtu (20/7/2019), yang dikutip dari kumparan.

Tiza mengatakan, pawai itu bertujuan untuk mengkampanyekan pengurangan penggunaan plastik kepada masyarakat. Menurut Tiza, masyarakat perlu tahu betapa besarnya konsumsi plastik setiap hari yang mengancam ekosistem di bumi, khususnya laut.

Menurut Tiza, dalam pawai tersebut rencananya dihadiri Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti. Tak hanya itu, pawai tersebut juga dimeriahkan oleh Slank dan Navicula.

“Slank sama Navicula juga akan ikut dalam campaign bebas plastik,” ucap Tiza.

Di tempat yang sama, vokalis Slank, Kaka, yang hadir dalam rangkaian acara di Pelabuhan Sunda Kelapa, mengatakan ikut mengkampanyekan bebas plastik melalui musik.

Ia berharap melalui musik, masyarakat tergugah mengurangi penggunaan plastik di kehidupan sehari-hari.

“Musik itu dipercaya untuk bisa mengumpulkan orang untuk berkumpul satu ide. Kehadiran gue adalah supaya kampanye ini bisa menjadi lebih besar lagi,” katanya.

Sebelumnya sejumlah organisasi lingkungan di antaranya Pandu Laut Nusantara, Econusa, Walhi, Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik, serta Greenpeace Indonesia berkolaborasi merangkai sampah plastik imenjadi monster plastik. Monster plastik itu berupa rangka berbentuk ikan jenis anglerfish yang ukurannya sebesar mobil sampah.

Ketua Harian Pandu Laut Nusantara, Prita Laura, mengatakan monster plastik itu dibuat untuk menujukkan bahaya dan banyaknya sampah plastik yang terbuang setiap harinya. Menurut rencana, monster plastik itu akan ditampilkan di acara Pawai Bebas Plastik.

“Ini kita sebagai satu sarana untuk menyadarkan masyarakat bahwa sampah plastik itu seperti monster bahayanya. Cuma karena kita enggak melihat bentuknya, maka kita tidak sadar dengan monster itu,” ujar Prita . (red)