Dandim 0735/Surakarta, Muspida Hadiri Deklarasi Merajut Kebhinekaan Memperkokoh NKRI

Berita Nusantara

KORANBOGOR.com, SURAKARTA-Komandan Kodim 0735/Surakarta Letkol Inf Ali Akhwan S.E, Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo, Kapolresta Solo AKBP Andy Rifai, perwakilan 13 suku-suku yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Nusantara (AMN) mendeklarasikan tekad memperkokoh NKRI dan merajut kebhinnekaan di Atria Restoran Solo, Jumat (30/8/2019).

AMN bersama Muspida Kota Surakarta bersepakat mewujudkan Kota Solo tetap tentram dan senantiasa menjaga ketertiban dan keamanan Kota Solo dan tidak akan terprovokasi dari upaya-upaya yang bertujuan menimbulkan perpecahan dan kekacauan.

Tekad menjaga kondusivitas Kota Bengawan ini disampaikan dalam empat poin besar sebagai buah kesepahaman masing-masing pihak. Keempat poin dalam wadah NKRI yakni menghargai perbedaan SARA, menolak segala bentuk upaya yang menimbulkan perpecahan dan menjaga persatuan dan kesatuan. Keempat poin tersebut direalisasikan dengan penandatanganan deklarasi bersama, “Menjaga Keutuhan NKRI”.

Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo menyebut Kota Solo sejak dulu adem ayem. Sebagai Warga Negara Indonesia(WNI) sama sekali tidak memandang suku, agama, dan rasa berasal dan bersama-sama menjaga keutuhan NKRI.

“Solo ini sebagai rumah berbagai suku-suku. Saya minta, jangan berhenti pada deklarasi ini saja, bisa dilanjutkankan ke kegiatanya yang lebih luas dan santai. Sebab, Solo untuk indonesia, Solo untuk nusantara, Solo untuk NKRI,” ucap FX Hadi Rudyatmo.

Perwakilan suku, M Siburian dari Persatuan Masyarakat Batak Surakarta mengatakan ada 500 orang Batak di Solo Raya.

“Kami mengharapkan tetap membaur di kampung dan berkumpul, dan tidak berkelompok, karena warga asli Solo menerima.” kata Siburian.

Sementara itu Rico, dari perwakilan Papua menekankan. “Kami cinta damai, kami cinta damai. Kami tidak ingin berpisah dengan NKRI.”. (Arda 72, Pendim 0735/Surakarta).