Gubernur Jabar Berharap Pasca PSBB Bisa Lakukan Pemulihan Ekonomi

Bogor Now Nusantara

KORANBOGOR.com,BANDUNG-Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil berharap pascapembatasan sosial berskala besar (PSBB) bisa melakukan relaksasi atau pemulihan ekonomi. Selain itu, masyarakat juga kembali hidup normal dengan pembatasan.

Ridwan Kamil awalnya menjelaskan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) Jabar bisa menekan angka kasus virus corona. Setiap hari ditemukan 20 kasus baru virus corona.

Dengan penerapan PSBB Jabar, maka wilayah yang perlu diwaspadai adanya positif corona 37 persen. Sedangkan 63 persen wilayah di Jabar terkendali dari virus corona.

“Sehingga pasca-PSBB, kami bisa melakukan relaksasi ekonomi. Hidup kembali normal tapi dengan pembatasan,” ucap Ridwan Kamil dalam konfrensi pers melalui rekaman video, Sabtu (16/5/2020).

Diketahui, PSBB Jabar dilakukan selama 14 hari mulai 6-19 Mei. PSBB Jabar akan berakhir pada Rabu (20/5/2020).

Pria disapa Kang Emil itu juga mengatakan benteng pencegahan yang dilakukan dengan PSBB akan terus diperketat. Sebab belum ditemukan vaksin obat virus corona.

“Saya meyakini kita belum bisa meng’nol’kan virus Covid-19 sebelum ada vaksin dan obatnya, sehingga benteng pencegahan itu akan kita perkuat sampai vaksin ditemukan,” ujar dia.