Jenderal Andika Perkasa : Kluster Covid-19 Secapa AD Dari Ketidak Sengajaan

Bogor Now Nusantara

KORANBOGOR.com,BANDUNG-KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa menyatakan bahwa temuan kasus positif Covid-19 yang melibatkan 1.280 pasis dan anggota organik di lingkup Secapa AD Hegarmanah Bandung berawal dari ketidaksengajaan.

“Itu karena ada dua pasis yang berobat ke Dustira dua pekan lalu. Satu keluhannya bisul, demam karena infeksi, dan sakit tulang belakang. Mereka diswab dulu, ternyata positif,” tandasnya saat menjelaskan kasus tersebut di Makodam III Siliwangi, Sabtu (11/7).

Usai mendapat laporan kejadian tersebut dari Dasecapa, Andika langsung mengintruksikan untuk dilakukan tes menyeluruh di lingkungan Secapa. Sebanyak 1.400 kit langsung dikirimkan. Jumlah itu mencakup pasis dan anggota organik.

Dari hasil pengetesan cepat itu, hanya 187 orang yang menunjukan reaktif. Hanya saja, untuk menyakinkan situasi yang terjadi, tes swab dengan pertimbangan lebih akurat dilakukan sehingga kasus itu terungkap.

Dari jumlah kasus positif yakni sebanyak 1.280 anggota yang berada di lingkup Secapa, sebagian besar merupakan perwira siswa sebanyak 991 orang, kemudian sebanyak 289 orang merupakan staf dan anggota, serta 6 orang merupakan anggota keluarganya.

15 Pasis Sudah Negatif Covid-19

Menurut Andika Perkasa, dari temuan tersebut, sebanyak 30 orang di antaranya kemudian dirujuk rumah sakit.

Hingga Sabtu, masih ada 17 orang yang masih dirawat. Dari hasil tes swab lanjutan, satu orang di antaranya sudah dinyatakan negatif.

“Per hari ini, 17 orang yang masih dirawat di RS Dustira Cimahi, selebihnya di Secapa. Dari ke-17 itu, satu negatif, sedangkan 16 itu masih positif, tapi tak merasakan gejala apa pun. Hanya saja, satu yang negatif itu tetap di RS karena masalah TBC,” jelasnya.

Bagi seribuan pasis dan anggota yang ditangani di Secapa, jenderal bintang empat itu pun menegaskan bahwa penanganan terus dilakukan.

Di antaranya sejak awal pekan ini, AD terus melakukan tes swab kedua terhadap pasis yang positif itu secara bertahap.

Hasil sementara, sebanyak 14 pasis dinyatakan negatif sedangkan 296 anggota masih menunggu hasilnya.

Terhadap mereka yang negatif, Andika menegaskan bahwa pihaknya sudah menyiapkan areal terpisah sekali pun mereka masih berada di lingkup Secapa AD.

“Begitu negatif, langsung dipisahkan di tempat berbeda,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, pihaknya pun mengumumkan kasus positif lainnya di lingkungan pusat pendidikan AD.

Selain Secapa, TNI AD pun dihadapkan pada temuan kasus di Pusdikpom Cimahi. Jumlah yang terpapar mencapai 101 personil.

“Anggota yang positif Covid-19 di Pusdikpom itu terdiri dari 25 staf dan anggota, dan 76 siswa,” jelas Andika yang selepas kegiatan di Makodam III Siliwangi langsung menuju ke pusat pendidikan polisi militer tersebut guna mengecek penanganan kasus tersebut.(Red)