Jumlah Menteri Kabinet Kerja Jilid II Tetap

Nusantara

KORANBOGOR.com,JAKARTA-Presiden terpilih Joko Widodo masih enggan memberikan bocoran nama-nama menterinya pada Kabinet Kerja Jilid II. Termasuk menjawab pertanyaan apakah ada menteri yang berasal dari luar partai koalisi, seperti Gerindra dan Demokrat.

“Nanti kalau sudah diumumkan, kita semuanya tahu,” kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Jumat (18/10). Jokowi meminta semua pihak untuk menunggu hingga pengumuman kabinet. Dalam pengumuman itu, kata dia, akan terkuak partai mana saja yang masuk ke kabinet barunya. Pengumuman menteri kabinet, dikatakan Presiden bisa pada Minggu (20/10), bisa juga Senin (21/10). “Bisa juga Selasa,” ucapnya.

“Mana yang masuk, mana yang tidak masuk. Apa mana yang belum masuk ditunggu saja,” lanjutnya. Isu kader Gerindra dan Demokrat bakal masuk ke jajaran menteri gencar seiring pertemuan ketua umum kedua partai tersebut dengan Jokowi. Demokrat dikabarkan mendapatkan jatah Menteri Pemuda dan Olahraga sementara Gerindra mendapatkan kursi Menteri Pertanian.

Selain kedua partai tersebut, Jokowi juga bertemu dengan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan. Kendati tak menyebut nama, Jokowi memastikan jumlah menteri di kabinet barunya akan tetap sama dengan Kabinet Kerja Jilid I. “Jumlah menteri masih sama,” ucap Jokowi seusai acara silaturahmi bersama seluruh jajaran menteri Kabinet Kerja Jilid I.

Jokowi yang pada kesempatan itu didampingi oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta semua pihak untuk sabar menanti pengumuman kabinet yang baru. Ia memastikan akan ada di antara jajaran menteri Kabinet Kerja I yang masih dipertahankan untuk melanjutkan tugastugasnya di pemerintahan.

Selain jumlah menteri yang masih sama, Jokowi menegaskan fokus pemerintahan mendatang adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Indonesia sebagai negara berpenduduk 269 juta jiwa, dikatakan Jokowi, harus memiliki SDM tangguh agar dapat bersaing di pentas global.

Kepala Daerah

Rumor figur siapa yang akan menjadi menteri juga diramaikan dengan tiga nama kepala daerah di Jawa Timur yang berpeluang menempati kursi menteri. Mereka adalah Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Bupati Ngawi Budi Sulistyono alias Kanang, serta Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.

“Kepala daerah dari PDIP di Jatim kan bagus-bagus, banyak itu, ada Pak Kanang, ada Pak Anas, ada Bu Risma, bahkan Bu Risma sudah jadi ketua DPPPartai,” kata Sekjend PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto di Surabaya, Jumat (18/10). Hasto mengatakan, ketiga nama itu adalah hasil profiling yang dilakukan oleh Presiden Jokowi dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Mereka dinilai mempunyai kapasitas yang baik.

“Ya itu nama-nama, kalau presiden, di dalam profiling presiden, kemudian menilai kepala daerah itu baik, dan kemudian tentu saja hal itu akan dikonsultasikan didialogkan dengan Ibu Mega,” ujarnya.

Ketiga nama tersebut, kata Hasto, dijaring melalui salah satu jalur rekrutmen kabinet Jokowi- Ma’ruf, yakni melalui jalur kepala daerah. Namun soal terpilih atau tidaknya, hal itu akan bergantung pada keputusan Presiden Jokowi. (red)