Kegiatan Syukuran Pelantikan Presiden Dan Wapres Di Daerah Tetap Berjalan

Nusantara

KORANNBOGOR.com,JAKARTA-Kegiatan syukuran atas dilantiknya Presiden dan Wakil Presiden (wapres) periode 2019-2024, Joko Widodo-Ma’ruf Amin (Jokowi-Ma’ruf) di beberapa daerah tetap dilaksanakan. Pembatalan hanya untuk acara syukuran di Jakarta.

“Acara di berbagai daerah tetap berjalan. Di Yogyakarta, sudah 100 persen persiapan. Begitu juga di Kuningan (Jawa Barat), Surabaya (Jawa Timur) dan beberapa tempat lain,” kata Ketua Panitia Syukuran Inagurasi Presiden dan Wapres, Andi Gani Nena Wea di Kantor Staf Presiden, Jakarta, Rabu (16/10/2019).

Sementara untuk di Jakarta, kata dia, parade budaya dibatalkan. Meski demikian, relawan tetap hadir di Istana. “Nanti saya akan bicara dengan para ketua umum relawan, karena banyak sekali yang akan hadir. Dari Eropa, Amerika Serikat, dan negara lain,” ujar Andi Gani.

Pelantikan Jokowi-Ma’ruf, Panitia Syukuran Gelar Parade Budaya dan Nonton Bersama

Menurut Andi Gani, para relawan berharap dapat menyambut Jokowi-Ma’ruf di Istana pada 20 Oktober 2019. “Kami tidak ingin Pak Jokowi sendirian. Kepada seluruh peserta karnaval kami mohon, maaf, walau persiapan sudah 90 persen,” kata Andi Gani.

Meski demikian, kata dia, pengerahan relawan tidak dapat dihindari. “Tapi kami menerima pembatalan parade budaya,” kata Andi Gani.

Ingin Langsung Kerja, Jokowi Minta Acara Syukuran Dibatalkan

Seperti diberitakan, sebelum Presiden dan Wapres menuju istana, Andi Gani menyatakan, panitia menyiapkan gelar budaya Nusantara mulai dari kawasan patung kuda hingga depan istana.

“Acara inagurasi dimulai pukul 12.30 WIB, ada enam panggung budaya. Menampilkan seluruh budaya Indonesia,” kata Andi Gani, Senin (14/10/2019).

Di sisi lain, Andi Gani mengungkapkan, pada 19 Oktober 2019 juga ada acara serupa di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yaitu Parade Merah Putih. Kegiatan di DIY, melibatkan puluhan ribu orang, barisan prajurit kraton, prajurit TNI/Polri.

Sementara pada 20 Oktober 2019, bertempat di Kuningan, Jawa Barat (Jabar) dan Surabaya, Jawa Timur (Jatim) pun demikian. Daerah-daerah lainnya juga direncanakan mengadakan kegiatan tersebut. “Menyusul daerah-daerah lain,” ucap Andi Gani.(red)