Menag : Pelaku Aksi Bom Tidak Memegang Nilai-Nilai Agama

0
121
Menteri Agama : Lukman Hakim Syaifudin.)

KORANBOGOR.com,JAKARTA-Menag, Lukman Hakim Saifuddin mengatakan tindakan teror menunjukkan bahwa pelaku tidak memegang nilai-nilai agama karena agama tidak mengajarkan terorisme.

“Pelaku aksi bom itu adalah orang-orang yang tidak memegangi nilai-nilai agama karena tidak ada agama mana pun yang ajarkan aksi terorisme,” kata Menteri Agama,Lukman lewat keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Minggu (13/5/2015).

Menag menyesalkan terjadinya aksi bom di tempat ibadah. Apalagi hal itu dilakukan berdekatan dengan hari besar umat Kristen dan jelang bulan Ramadhan yang suci bagi umat Islam.

Kepada masyarakat, Menag Lukman Hakim mengimbau agar menyerahkan sepenuhnya penanganan masalah itu kepada aparat. Menag minta masyarakat tetap tenang dan bersikap positif.

“Tetap tenang dan tidak panik karena kepanikan itulah yang diharapkan pelaku. Mari bersama-sama meningkatkan kewaspadaan lingkungan agar tidak ada ruang bagi teroris untuk melakukan aksinya,” katanya.

Lukman Hakim juga mengajak masyarakat untuk berkomunikasi secara etis di media sosial. Caranya, tidak menyebarkan foto-foto memilukan yang bisa menjadi teror tersendiri.

“Jangan mengomentari aksi ini dengan perdebatan yang memicu konflik. Sebaliknya, mari saling menguatkan sesama anak bangsa yang ingin Indonesia aman dan damai,” katanya.

Kepada korban meninggal, Menag berdoa untuk hal terbaik bagi mereka dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.

“Mari kita doakan pelaku dan dalang aksi ini agar bertobat dan kembali ke jalan yang benar,” katanya .

Pada hari Minggu, tiga gereja di Surabaya mendapat serangan bom. Dua di antara tempat ibadah itu adalah Gereja Kristen Indonesia Surabaya dan Gereja Pantekosta Pusat Surabaya.Dan satunya lagi yaitu Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela, Ngagel, Surabaya.(Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here