Partai Golkar Menunggu Sinyal Dari Pak Jokowi

Nusantara

KORANBOGOR.com,JAKARTA-Partai Golkar berharap mendapat jatah kursi menteri lebih banyak di Kabinet Jokowi – Ma’ruf Amin, dibanding yang diperoleh saat ini.

Sekjen Partai Golkar Lodewijk Freidrich Paulus mengatakan, keinginan tersebut wajar karena sedari awal partainya mendukung Jokowi. Berbeda dengan Pilpres 2014 silam.

“Ya, mudah-mudahan Pak Jokowi berpikir sama dengan teman-teman (Golkar dapat kursi menteri lebih),” ujar Lodewijk kepada wartawan, Kamis (6/6).

Seperti diketahui, sejak awal Golkar berjuang membantu memenangkan pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin pada Pilpres 2019.

Sedangkan pada 2014 silam Golkar mendukung Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Golkar baru bergabung ke pemerintah setelah Jokowi – JK menang.

“Sekarang kami pendukung Pak Jokowi. Kami memperjuangkan kemenangan dan satu-satunya partai yang sejak awal mendukung Pak Jokowi,” ungkap Lodewijk.

Meski bergitu, semua keputusan terkait jatah menteri adalah hak prerogatif presiden. Terlepas dari itu, Golkar sudah menyiapkan kader-kader terbaiknya untuk membantu pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin.

“Harus diketahui itu hak preogratif presiden. Golkar dapat berapa, kami belum tahu,” imbuhnya.

Sementara itu, terkait ucapan Ketua Dewan Pakar Partai Golkar, Agung Laksono yang menyebut partai berlambang pohon beringin itu layak mendapatkan lima menteri, Lodewijk mengaku itu baru sebatas usulan.

Dia mengatakan nantinya Dewan Pembina, Dewan Kehormatan, dan ormas sayap Partai Golkar juga akan mengusulkan nama-nama menteri kepada Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto.

“Kita tunggu kira-kira kalau sudah ada sinyal-sinyal dari Pak Jokowi, itu pasti akan kami tentukan kader-kader kami,” pungkasnya.

Sebelumnya, Agung Laksono memang mengatakan partai Golkar layak mendapat empat atau lima kursi menteri dalam periode pemerintahan berikutnya.

Agung bahkan menyebut enam nama kader Golkar yang dinilai cocok menduduki kursi kabinet pemerintahan Jokowi-Ma’aruf Amin mendatang adalah Airlangga Hartarto, Agus Gumiwang Kartasasmita, Ilham Habibie, Ganjar Razuni, dan Ponco Sutowo.

Saat ini Partai Golkar hanya diwakili dua kader di kabinet Jokowi-Jusuf Kalla. Mereka adalah Airlangga Hartarto sebagai menteri perindustrian dan Agus Gumiwang Kartasasmita yang dipercaya menjadi menteri sosial . (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.