RS.Dr.H.Marzoeki Mahdi (RSMM) Bogor Fasilitasi Pelayanan Kesehatan Jiwa Masyarakat

Bogor Now Kesehatan Nusantara

KORANBOGOR.com,BOGOR-Pelayanan Kesehatan Jiwa Masyarakat Pendampingan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) ke Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Aura Welas Asih Kec.Palabuhanratu Kab. Sukabumi,Jawa Barat 43364,sebagai pengelola dan humas panti, berhasil melakukan pendampingan antar jemput terhadap 69 ODGJ yang terdiri 62 ODGJ rawat jalan dan 7 ODGJ rawat inap ke RSMM,Rabu dan Kamis 06-07-2019.

Kegiatan yang di fasilitasi oleh RS.Dr.H. Marzoeki Mahdi (RSMM) Bogor, melalui Instalasi KJM & PKRS, dengan Ketut Sudiatmika sebagai Ka. Instalasi dan Iyep Yudiana sebagai Promotor Kesehatan Jiwa Masyarakat RSMM, Bogor,hampir setiap bulannya melakukan pendampingan antar jemput terhadap 150 ODGJ yang berada di LKS untuk kontrol berobat ke RSMM agar mendapatkan pemeriksaan psikiater dan tidak putus minum obat karena berbagai permasalahan ODGJ.

Beberapa LKS yang sudah bekerjasama dalam kegiatan pendampingan antar jemput ODGJ, seperti LKS yang berada di Kota Bogor yaitu Bagja Waluya,Cahaya Armina dan YPKKSB,LKS Kab.Bogor seperti Bhakti Nusantara dan Griya Medika,dengan total ODGJ sekitar 50 orang dan di Kab. Sukabumi seperti Aura Welas Asih.

Kegiatan ini khususnya diperuntukan bagi ODGJ dengan keluarga miskin yang tinggal di LKS, yang mempunyai JKN/KIS kelas 3, sebagai jaminan perawatan.

Tujuan kegiatan ini adalah untuk memfasitasi keluarga yang mempunyai ODGJ yang tinggal di LKS yang memiliki hambatan untuk kontrol berobat paska rawat karena keterbatasan ekonomi,sarana tranportasi,ketersediaan obat dan SDM di puskesmas dan RSUD,keterbatasan membawa ODGJ ke sarana kesehatan khususnya ke RSMM,karena ODGJ harus dibawa untuk registrasi pinger print BPJS dan pemeriksaan psikiater,sampai suatu saat pengobatan bisa dilakukan di daerah masing-masing dimana ODGJ tersebut berada.

ODGJ paska rawat diharapkan untuk tetap minum obat dan kontrol secara teratur untuk mempertahankan pemulihannya, terhindar dari resiko mengalami kekambuhan atau relapse karena tidak minum obat dan tidak melakukan kontrol dengan baik.

Dengan minum obat yang rutin dan kontrol yang reratur, ditambah komunikasi yang baik dan aktifitas yang sesuai, akan  meningkatkan proses pemulihan ODGJ menjadi pulih, produktif dan mandiri di masyarakat, ataupun sebaliknya bila tidak dilakukan dengan baik.

(Red/Onizar )