Peningkatan Sikap Kedisiplinan Dalam Pembelajaran Di Sekolah Dasar

Kampus Kita Nusantara

Sikap kedisiplinan dalam pembelajaran mulai di ragukan oleh para orang tua siswa. Beberapa orang tua dari siswa Sekolah Dasar berkomentar bahwa sikap kedisiplinan yang diterapkan disekolah tersebut harus kembali di evaluasi.

Para guru tidak sekedar sebagai pengajar semata, pendidik akademis, tetap juga merupakan pendidikan karakter, moral dan budaya bagi siswanya.

Penanaman dan pendidikan karakter pada intinya bertujuan membentuk generasi yang tangguh, berakhlak mulia, bermoral dan berorientasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi yang semuanya di jiwai oleh Iman dan Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa berdasarkan Pancasila.

Peserta didik ketika disekolah tidak semua dapat mematuhi peraturan-peraturan yang berlaku disekolah dengan baik.

Dibeberapa Sekolah Dasar, masih terdapat beberapa sikap yang menunjukkan sikap tidak kedisiplinan baik dalam proses pembelajaran atau diluar pembelajaran.

Masalah-masalah yang ada yaitu ada beberapa siswa yang kurang menyadari kedisiplinan dalam masuk kelas tepat waktu setelah istirahat.

Contohnya masih ada siswa yang jajan ketika bel masuk berbunyi dan masih ada beberapa siswa yang bermain diluar kelas.

Selain itu, ketika guru memberikan tugas, masih ada siswa yang tidak mengerjakannya, bahkan ada yang bermain-main dikelas seperti membuat mainan pesawat-pesawatan dari kertas.

Kondisi yang kurang disiplin tersebut termasuk kedalam pelanggaran-pelanggaran dalam proses pembelajaran maka diperlukan alat kontrol dalam pendidikan, salah satunya adalah penghargaan dan peringatan.

Penghargaan di berikan kepada siswa yang mematuhi seluruh peraturan tata tertib yang baik dan konsisten.

Sedangkan peringatan diberikan siswa yang melanggar peraturan dan mengulanginya kembali setelah peringatan itu diberikan.

Penerapan penghargaan dan peringatan merupakan suatu upaya yang dapat dilaksanakan disekolah demi tercapainya sebuah kedisiplinan terhadap tata tertib atau peraturan-peraturan sekolah.

Upaya peningkatan sikap kedisiplinan di sekolah salah satunya adalah disiplin belajar.

Disiplin pada dasarnya merupakan kontrol diri dalam mematuhi aturan baik yang dibuat oleh diri sendiri maupun diluar diri, seperti keluarga, lembaga pendidikan, masyarakat, bernegara dan beragama.

Disiplin belajar adalah sikap moral siswa yang terbentuk melalui proses dari serangkaian prilaku yang menunjukkan nilai-nilai ketaatan, kepatuhan, keteraturan, dan ketertiban, berdasarkan acuan nilai norma yang diwujudkan dalam proses kegiatan belajar.

Tujuan dari disiplin belajar yaitu membentuk nilai norma yang baik untuk siswa dengan cara siswa mematuhi aturan-aturan yang ada di sekolah dalam kegiatan belajar siswa.

Dengan adanya upaya peningkatan sikap kedisiplinan di Sekolah Dasar mampu menjadi tonggak awal generasi yang berkarakter, bermoral dan berakhlak mulia untuk masa yang akan datang ketika sudah dewasa.

Oleh karena itu, upaya peningkatan sikap kedisiplinan di Sekolah Dasar perlu di galakkan demi tercapainya sumber daya manusia unggul.

(red/ Anggun Shintya Ning Tyas (UNIVERSITAS SARJANAWIYATA TAMANSISWA) Yogyakarta )