Peserta Test Masuk UGM Harus Bawa Surat Sehat

Kampus Kita Nusantara

KORANBOGOR.com,YOGYAKARTA-Ribuan peserta tes masuk UGM harus membawa surat keterangan sehat dari dokter atau rumah sakit. Mereka juga menjalani tes suhu sebelum masuk ruangan.

Wakil Rektor Bidang Pendidikan,Pengajaran dan Kemahasiswaan, Prof Dr Ir Djagal Wiseso Marseno MAgr mengungkapkan sebanyak 15.307 peserta mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) di UGM.

Terdapat peserta tuna daksa yang mengikuti ujian bertempat di Ruang B dan C Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB). Para peserta mengikuti UTBK di 14 lokasi dalam 52 ruang yang telah disiapkan.

Ia menjelaskan di tengah pandemi Covid-19 ini UGM menerapkan standar dan protokol kesehatan bagi peserta UTBK.

Selain dicek suhunya ketika akan memasuki ruang UTBK para peserta juga harus membawa surat keterangan sehat dari dokter yang memiliki surai izin praktik (SIP) atau dari fasilitas layanan kesehatan.

”Semua dilakukan dengan pengawalan Satgas Covid-19 UGM sesuai protokol kesehatan yang ketat,” imbuhnya.

Tes UTBK terdiri atas dua tahap, yaitu Tahap 1 dari 5-14 Juli dan Tahap 2 dari 20-29 Juli. UGM hanya menyelenggarakan Tahap I.

Setiap hari akan ada dua sesi ujian yaitu sesi satu pukul 09.00-11.15 dan sesi dua dari pukul 14.00-16.15. Kecuali hari Jumat, hanya ada satu sesi.

Pelaksanaan UTBK di UGM sangat ketat dan dirancang agar tidak menimbulkan kerumunan,menjaga jarak,dan menggunakan masker. Peserta setiap sesi sekitar 870 orang dan tersebar dalam 14 lokasi dalam 52 ruang sehingga tiap lokasi hanya akan melayani sekitar 70 orang.

Menurut Djagal sehubungan dengan adanya pandemi Covid-19, tes UTBK tahun 2020 hanya berupa Tes Potensi Skolastik (TPS) yakni mengukur kemampuan kognitif, kemampuan penalaran dan pemahaman umum yang penting untuk keberhasilan di sekolah formal, khususnya pendidikan tinggi. (Red)