Presiden Joko Widodo : Perjuangan Reformasi Harus Diperkuat

Nusantara

KORANBOGOR.com,JAKARTA-Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, bahwa perjuangan yang telah dicapai untuk meraih reformasi 20 tahun silam harus diperkuat untuk tangani krisis ekonomi dan krisis kesehatan.

Selain itu Indonesia juga harus mampu melakukan perubahan fundamental dan memanfaatkan momentum krisis untuk mengejar ketertinggalan.

“Kita harus memperkuat reformasi, melakukan langkah-langkah extraordinary, langkah-langkah perubahan-perubahan fundamental, memanfaatkan momentum krisis ini untuk melakukan lompatan-lompatan kemajuan,” ujar Jokowi.

Meski begitu, saat ini untuk melakukan reformasi bukanlah hal yang mudah, sebab terlalu banyak orang yang terlena dan menikmatiny. Orang-orang itu takut apabila situasi yang membuat mereka myaman diubah.

“Reformasi sekarang ini tidak mudah karena sudah tahu banyak orang yang menikmati situasi yang enak dan yang nyaman; terlalu banyak orang yang sudah lama menikmati zona nyaman-zona nyaman secara ekonomi zona, nyaman karena status sehingga merasa terusik ketika dilakukan perubahan-perubahan,” ujarnya.

Untik mengubah itu dibutuhkan kompetisi dan persaingan di semua bidang sehingga dengan begitu dapat membenahi kelemahan di berbagai sektor. Kompetisi harus dibuka, ruang persaingan yang sehat harus diberi peluang untuk semua bidang.

“Kita jangan takut dengan kompetisi dan jangan takut bersaing. Harus kita ambil ruang momentum krisis ini untuk melakukan lompatan kesempatan mengejar ketertinggalan kita di saat banyak negara maju mengalami kemunduran,” ujarnya. (Red)