Presiden Joko Widodo: Proses Perizinan Di Pusat Hingga Daerah Masih Rumit

0
34
Presiden Jokowi meresmikan pembukaan Musrenbangnas Tahun 2019 di Hotel Shangrila, Jakarta, Kamis (9/5/2019)

KORANBOGOR.com,JAKARTA-Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta semua kementerian dan lembaga negara bisa segera menyederhanakan perizinan di Indonesia. Ia juga meminta pemerintah daerah bisa segera melakukan penyederhaan perizinan.

Presiden Jokowi menegaskan, proses perizinan yang rumit mulai dari pusat hingga ke daerah harus segera dipangkas.

Menurutnya, tanpa menyederhanakan perizinan, maka Indonesia akan sulit menjadi negara dengan ekonomi terkuat keempat di dunia pada 2024.

“Lembaga-lembaga yang tidak memberikan kontribusi, tutup, hapus, itu banyak-banyakin biaya. Daerah juga, makin simpel makin cepat kita berlari, makin cepat, fleksibel karena perubahan global sangat cepat,” Jokowi dalam Musrenbangnas 2019 di Hotel Sangrila, Jakarta, Kamis (9/5/2019).

Jokowi mengingatkan, semua pihak agar tidak terjebak dalam rutinitas atau pola lama dalam mengelola perizinan. Ia meminta jajarannya bisa menjalankan reformasi birokrasi guna menyederhakan perizinan tersebut.

“Pola lama setop. Lima tahun ke depan, mohon maaf saya sudah enggak ada beban. Saya udah enggak bisa nyalonkan lagi.

Apapun yang paling baik bagi negara akan saya lakukan. Jadi, yang namanya penyederhanaan perizinan, saya bolak-balik ngomong,” tegasnya.

Presiden menilai, lamanya proses perizinan investasi membuat negara Indonesia selama 20 tahun tidak bisa menyelesaikan defisit neraca perdagangan.

“Dua hal (ekspor dan investasi) yang tidak bisa diselesaikan. Investasi, perizinan berbelit baik di pusat atau daerah. Baik di Jakarta, provinsi, kabupaten kota, belum ada penyelesaian drastis,” pungkassnya.(Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here