Sertu E Lau We Sambangi Pengrajin Kok Bulutangkis Surakarta

Nusantara

KORANBOGOR.com, SURAKARTA, – Babinsa Kelurahan Serengan Koramil 03 Serengan Kodim 0735/Ska Sertu E lau we mengunjungi kediaman Sarno salah satu pengrajin kok bulutangkis yang ada di Kampung Makam Bergolo RT 03 Rw 08 Kelurahan Serengan, Kec. Serengan, Surakarta, Selasa (11.8/20)..

“Dalam sistem produksinya, perajin boleh dibilang hanya merakit saja, proses pembuatan mulai dari pencucian bahan baku berupa bulu unggas, pengguntingan, penjahitan, pemasangan bulu hingga pembentukan kok dilakukan para perajin di kampung ini.”imbuh Lau We.

“Shuttlecock atau di Indonesia biasa di sebut kok saja salah satu elemen terpenting dalam olahraga bulutangkis. Kok berfungsi sama seperti bola dalam olahraga tenis, yang dipukul atlet dengan berbagai macam tehnik pukulan menggunakan raket ke bidang permainan lawan melampaui net.”tutur Lau We.

Sementara itu Sarno menyampaikan seluruh bahan produksi dikirim dari pengusaha yang mengontrak jasa mereka.

“Perajin tinggal menyesuaikan dengan standar yang disyaratkan pengusaha.”terangnya.

“Selain gabus pemberat kok yang sekaligus menjadi penampang bulu angsa, yang hingga kini masih didatangkan dari luar Kota Solo, bahan baku lain seperti bulu angsa didapatkan dari daerah Jepara dan di sekitaran Karesidenan Solo , Jawa Tengah.” kata Sarno.

Lebih lanjut Sarno mengatakan bos perajin membutuhkan setidaknya 10 sampe 20 orang pekerja dengan penghasilan rata-rata sekitar Rp 30 ribu hingga Rp 40 ribu sehari. Untuk pemasaran kok hasil produksinya, sama sekali tidak menemui kesulitan karena hasil kerajinan yang tidak diberi logo atau merk tersebut secara rutin dikirimkan keJakarta, Bandung dan Surabaya per lusinnya.

“Kok buatan perajin Kampung Makam Bergolo dijual dengan harga sekitar Rp 32.700 setiap lusin.”terangnya.

“Sedangkan hasil kerajinan yang tidak memenuhi standar karena sebab kesalahan dalam pengerjaannya alias afkir, dikirim ke pengepul di beberapa kota di Jateng dan dengan harga jual sekitar Rp 22 ribu setiap lusin.terangnya.***

Penyaji : Arda 72 Pendim Surakarta