Tim Densus 88 Tangkap Terduga Teroris Di Cilacap

Nusantara

KORANBOGOR.com,CILACAP-Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror menangkap terduga teroris berinisial SY (30) di Dusun Tritih, Desa Danasri Lor, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Minggu (17/11).

Warga tak begitu mengenal sosok SY. Sebab, dia bukan asli warga Desa Danasri Lor. Ia tinggal di desa ini setelah menikah dengan anak SZ, yang sempat ditangkap juga lantaran terlibat kasus terorisme. SY menikah dengan anak SZ, setelah SZ, bebas dari penjara.

“Itu setelah Pak Zuhri bebas. Kalau sekarang kan sudah meninggal dunia. Sudah lumayan lama,” ucap Sekretaris Desa Danasri Lor, Saimun.

Saimun berkata, warga tidak banyak mengetahui sosok terduga teroris ini lantaran ia jarang bergaul dengan tetangganya. Terlebih aktivitas SY banyak dilakukan di luar rumah.

Di rumah, SY tinggal bersama dengan istri, anak dan ibu mertua. Adapun SZ, ayah mertuanya, sudah meninggal dunia.

“Informasinya sih pengobatan, jualan madu,” dia menjelaskan.

Banyak warga yang terkejut dengan penangkapan ini. Tetapi, Saimun sendiri mengaku tak heran.

Pasalnya, beberapa bulan sebelumnya, dia sudah mengetahui bahwa SY berada dalam pantauan kepolisian. Dia pun mahfum bahwa pantauan itu terkait dengan terorisme.

Tetapi, saat itu sang intel berpesan agar apa yang ditanyakan tidak diungkap ke orang lain. Baru setelah SY ditangkap, Saimun baru berani buka suara.

“Ada intel yang kebetulan tanya-tanya ke saya soal biodata, tinggalnya dengan siapa, di mana. Saya terus cari datanya,” dia mengungkapkan.

Kepala Subbagian Humas Polres Cilacap, AKP Sudarmaji tidak membantah ada penangkapan ini. Akan tetapi, secara resmi ia belum mau mengkonfirmasi penangkapan oleh Densus 88 ini.

Namun begitu, dia menyatakan, keadaan Cilacap tetap kondusif dan aman. “Mungkin besok langsung dengan pimpinan. Kami belum diberi kewenangan memberikan keterangan untuk itu,” ucap Sudarmaji.(Red)