Tim Intelejen Kejagung Tangkap Ex Bupati Kolaka Buronan Koruptor Rp24 Miliyar

Nusantara

KORANBOGOR.com,JAKARTA-Tim Intelijen Kejaksaan Agung menangkap koruptor yang kabur, mantan Bupati Kolaka Buhari Matta. Dia diringkus pada Sabtu, 7 Desember 2019 sekitar pukul 14.30 WITA di sekitaran Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan.

“Tim Intelijen Kejaksaan Agung bersama Tim Intelijen Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan berhasil mengamankan dan menangkap terpidana Buhari Matta, merupakan pelaku kejahatan yang berasal dari wilayah hukum Kejaksaan Negeri Kolaka,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Mukri dalam keterangan tertulis, Minggu (8/12/2019).

Buhari tersandung kasus tindak pidana korupsi jual beli Nikel Kadar Rendah antara Pemerintah Kabupaten Kolaka dengan PT Kolaka Mining Internasional.

Menurut Mukri, perkara yang kembali melibatkan kepala daerah ini menyebabkan kerugian negara sebesar Rp24 miliar lebih.

Berdasarkan putusan Kasasi Mahkamah Agung RI Nomor: 755 K/ Pid.Sus/ 2014 tanggal 25 Maret 2015, Matta telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dan melanggar Pasal 2 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang RI Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Ia dijatuhi vonis selama 4,5 tahun pidana penjara dan denda Rp500 juta subsider 6 bulan.

Mukri menjelaskan, sejak program tangkap buronan diluncurkan tahun 2018, pihaknya telah menangkap 367 orang. Kata dia, Matta telah dijebloskan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas I Makassar.

“Saat ini terpidana mantan Bupati Kolaka tersebut sudah berada di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas I Makassar untuk menjalani masa hukumannya,” ujarnya. (Red)