Airlangga Hartato: Peserta Kartu Prakerja Bukan Penerima Bansos

Bogor Now Politik

KORANBOGOR.com,JAKARTA-Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartato menegaskan peserta Kartu Prakerja dipastikan bukan yang sedang mendapatkan program bantuan sosial lainnya, seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Langsung Tunai.

Airlangga Hartato menjelaskan saat proses seleksi, kriteria pertama adalah motivasi dari para pendaftar. Selain itu, berdasarkan situs prakerja.go.id, untuk bisa terdaftar sebagai peserta Kartu Prakerja wajib menjalani uji kemampuan dasar.

“Kami dorong supaya mereka ada motivasi agar di setiap persoalan ada kesempatan. Jadi pelatihan dipilih masing-masing dan kita berharap yang tersaring di pertama kita harap punya motiviasi,” kata dia saat telekonferensi.

Airlangga melanjutkan kriteria lain yang menjadi pertimbangan untuk bisa menjadi peserta program itu adalah batas usia minimal 18 tahun dan tercatat di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tidak sedang mengenyam pendidikan.

“Pertama verifikasi usianya di atas 18 tahun, tidak sedang bersekolah, diverifikasi data di Kemendikbud. Tidak sedang menerima program Bantuan Sosial seperit PKH, BLT, tapi kalau dari keluarga itu anaknya bisa ikut pelatihan,” tuturnya.

Kriteria terakhir yang menjadi pertimbangan utama, khususnya di masa tekanan ekonomi akibat pandemi Virus Corona (Covid-19), mereka yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

“Masing-masing kementerian berikan data terkait mereka yang terkena PHK mulai dari ketenagakerjaan, pariwisata, BPJS ketenagakerjaan dan kementerian lembaga lain. Data itu jadi database dan di-cross check dengan data yang masuk,” tuturnya.

Airlangga mengatakan berdasarkan data, saat  peserta yang lolos verifikasi pada Tahap I atau Batch I 2,07 juta orang dari 5,96 juta pendaftar sejak 11-16 April 2020.(Red)