Aksi D’Orange1960 : Komunitas Touring UAD Yogyakarta

Kampus Kita Politik Wisata

KORANBOGOR.com ,KEBUMEN– Rektor Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Dr Muchlas, MT, salut dengan anggota D’Orange 1960 (Komunitas Touring UAD). “Oleh karena kegiatannya tidak sekadar mengendarai sepeda motor, tetapi mengembangkan pula spirit berbagi sesama melalui infak dan sodaqoh,” kata Muchlas. 

Komunitas D’Orange ini digawangi oleh Rundra Jumiyanto dan Suryono Hadi dengan anggota sebanyak 69 orang, terdiri dari tenaga pendidik dan kependidikan, termasuk Dr Muchlas, MT, yang kini menjadi Rektor UAD Yogyakarta.

Sebelum kegiatan dilakukan, menurut Muchlas, para anggota memberikan iuran secara pribadi.

“Dan hasilnya disumbangkan ke tempat tujuan touring seperti panti asuhan, masjid dan sekolah-sekolah Muhammadiyah,” kata Muchlas, pada kesempatan itu sampaikan sumbangan laptop, printer dan uang tunai Rp 10,1 juta di antaranya ada donasi yang dikirim via rekening.

Memang tepat tagline yang dipakai, “touring & sharing”. Dan Sabtu (11/1/2020) sore kemarin, Rektor UAD Yogyakarta bersama Komunitas Touring UAD menempuh jarak 115 km menuju SMK Muhammadiyah 1 Petanahan, Kebumen, Jawa Tengah.

Alhamdulillah, rombongan Rektor UAD Yogyakarta bertemu dengan alumni UAD ketika touring ke Petanahan, Kebumen, Jawa Tengah.

Pada Sabtu malam itu, tak sengaja bertemu Imam Yudiantoro — lulusan S1 dan S2 Pendidikan Fisika UAD — yang hadir sebagai utusan PDM Kebumen, yang saat ini menjabat di MBS Kebumen.

Adanya peristiwa itu, mengingatkan Danang Sukantar, MPd, Kepala Bidang Pengembangan Kemahasiswaan Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimawa) UAD, pada Dawam Abadi, alumni FTI dan anggota Madapala, yang sekarang menjadi pengusaha tambak udang dan pemilik toko pertanian-perikanan. Dan akhirnya bisa ketemuan juga.

Menurut Danang, Dawam itu masih saudaranya Koko Firman Handoko, Kepala SMK Muhammadiyah 1 Petanahan. Istrinya Koko juga alumni Prodi Teknik Industri UAD, yang kini punya usaha bengkel motor yang sangat maju. 

Keesokannya Ahad pagi disambangi Abdul Basith Najwa, atlet Tapak Suci UAD yang sudah menyumbangkan medali dan lumni Farmasi UAD Yogyakarta, yang sekarang menjadi ASN di Puskesmas dan memiliki apotek. (Affan)