Aktivis 98,Ingin Jadikan Helatan Politik 2024 Sebagai Momentum Strategis

Hukum Politik

KORANBOGOR.com,BANDUNG-Aktivis 98 Jabar mencanangkan perhelatan politik 2024 sebagai momentun strategis. Mereka ingin aktivis yang terlibat gerakan reformasi itu bisa lebih banyak terlibat dan ambil bagian secara langsung dalam kancah perpolitikan nasional.

Niatan itu termanisfetasi dalam temu kangen dan diskusi bertajuk “98 Jawa Barat Untuk 2024” di Bandung, Sabtu (18/7). Kegiatan diskusi menghadirkan Aktivis 98 yang di antaranya sudah berkiprah lebih dahulu di jalur politik.

Salah satunya Syaiful Huda. Dia yang kini menjabat sebagai Ketua Komisi X DPR RI menyebut sudah saatnya hajatan politik 2024 menghadirkan figur dengan rekam jejak karena kegigihannya dalam membangun karier politiknya. Tak ujug-ujug karena modal lain.

“Siapa pun yang muncul figurnya, kita ingin, basisnya adalah aktivis politik. Kemudian, mereka yang berkeringat dalam perjuangan demokrasi. Ini harus dicari bersama.

Mereka yang tak berkeringat, tak usah direkomendasikan,” jelasnya.

Untuk itu, dia pun mendorong rekannya sesama aktivis tak ragu guna bergabung dalam wadah partai.Diingatkan,sejelek apapun transformasi politik berlangsung, baginya, jalur melalui partai politik lebih mulia.

Selain itu,katanya,kemunculan figur seperti itu bisa jadi modal dalam menjaga energi perubahan.

Guru Besar Ilmu Politik & Keamanan Unpad, Muradi menilai bahwa sudah waktunya bagi aktivis 98 untuk ambil bagian secara riil dengan mengambil posisi baik di eksekutif maupun legislatif.

Hajatan politik pada 2024 bisa jadi momentum yang bisa dipersiapkan secara matang.

Supaya gol, dia menyatakan bahwa sinergi perlu dikedepankan. Muradi pun berharap suasana Pilpres tak lagi jadi persoalan karena sudah rampung.

Lebih baik,katanya, kesempatan yang terbuka lebar pada empat tahun mendatang bisa dioptimalkan.

“Teman-teman 98 harus mampu berkiprah terutama di 2024, mau jadi apa silahkan. Dengan begitu diaspora politiknya dapat. Dan kita pun harus belajar, jangan keasyikan dengan diri sendiri.

Kalau memungkinkan masuk parpol silahkan, yang jelas 2024 ada slot yang bisa dimasuki, dan itu perlu kita dorong, teman-teman 98 harus mampu berkiprah,” jelasnya.

Pendapat senada dilontarkan Rafael Situmorang. Anggota DPRD Jabar itu menyebut perlunya rencana politik kolektif guna membuka jalan bagi aktivis-aktivis 98 dalam mengambil peran di hajatan 2024.

Dia menilai kolektivitas akan memudahkan niatan itu.”Sendiri saja jadi (anggota dewan), apalagi kerja kolektif. Tentu ini perlu dibahas serius, dan butuh komitmen,” jelasnya.(Red)