Bareskrim Akan Periksa Anita Kolopaking Rabu Depan

Hukum Politik

KORANBOGOR.com,JAKARTA-Pengacara terpidana kasus cessie Bank Bali Djoko Tjandra, Anita Kolopaking rencananya diperiksa sebagai tersangka oleh Bareskrim Polri pada Rabu (5/8/2020). Anita menjadi tersangka kasus surat jalan palsu dan melarikan buronan yaitu kliennya sendiri.

Kepala Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono mengatakan, Bareskrim akan melayangkan surat panggilan tersebut pada Senin (3/8/2020).

“Panggilan kepada tersangka Anita Kolopaking akan dilayangkan pada Senin, 3 Agustus.

Untuk pemeriksaan pada Rabu, 5 Agustus 2020,” kata Argo kepada detik.com.

Dalam kasus ini polisi belum menahan Anita Kolopaking yang diduga melakukan tindak pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 263 ayat 2 dan 223 KUHP.

Sebelumnya Argo menjelaskan penetapan Anita sebagai tersangka berdasarkan pemeriksaan terhadap 23 orang saksi dan barang bukti dokumen perjalanan Anita bersama Djoko Tjandra.

“Pasal yang diterapkan Pasal 263 ayat 2 KUHP ya, yaitu barangsiapa dengan sengaja memakai surat palsu atau dipalsukan seolah-olah sejati jika di pemakaian surat itu dapat menimbulkan kerugian.

Kemudian juga kita kenakan Pasal 223 KUHP, yaitu barangsiapa dengan melepas atau memberi pertolongan ketika meloloskan diri orang yang ditahan atas perintah penguasa umum, atas keputusan atau ketetapan hakim, pasal ini yang dipersangkakan,” kata Argo di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (30/7/2020).

Polri juga telah mengajukan surat pencekalan atas nama Anita Dewi Anggraeni Kolopaking ke Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus Bandara Soekarno-Hatta. Pengajuan surat pencekalan itu dikirim Polri pada Rabu (22/7/2020).

Saat itu Argo menyebut penyidik mencekal Anita karena dia saat ini tengah menjalani pemeriksaan terkait surat jalan Djoko Tjandra dari Jakarta ke Pontianak, Kalimantan Barat.(red)