Gatot Nurmantyo Desak DPR-MPR Tuntut Presiden Selamatkan Rakyat

Nusantara Politik

KORANBOGOR.com, JAKARTA ,– Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo mendesak Lembaga-lembaga negara (MPR, DPR, DPD, MA dan MK) untuk melaksanakan fungsi dan kewenangan konstitusionalnya, serta menuntut Presiden untuk bertanggung jawab sesuai sumpah & janji jabatan demi menyelamatkan rakyat, bangsa dan negara Indonesia.

“KAMI menuntut pemerintah bertanggung jawab menyelamatkan rakyat miskin, petani dan nelayan, guru/dosen, tenaga kerja bangsa sendiri, pelaku UMKM dan koperasi, serta pedagang sektor informa|, ketimbang membela kepentingan pengusaha besar dan asing,” ujar Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) periode 2015-2017 itu, yang juga membacakan ke-8 Deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), di Tugu Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa kemarin.

Kepada ribuan masyarakat yang menyaksikan, Gatot Nurmantyo menyatakan tokoh-tokoh kebangsaan tergabung dalam KAMI terpanggil urun rembuk menemukan solusi dari krisis nasional.

Mulai krisis ideologi, politik, ekonomi, sosial, hingga hankam & budaya, diindikasikan Din dengan kemunculan Gerakan Neo komunisme, perpecahan masyarakat dalam yel-yel toleran-intoleran, NKRI-anti NKRI, hingga kebijakan pemerintah pro-asing.

Sementara di tempat sama, tokoh intelektual Din Syamsudin mengajak seluruh elemen bangsa untuk kembali ke khittah kebangsaan yaitu cita-cita Proklamasi Kemerdekaan, 17 Agustus 1945, dan Konstitusional Nasional termaktub dalam UUD 1945 asli pada 18 Agustus.

” Peringatan Proklamasi Kemerdekaan ke-75 merupakan momentum mengembalikan arah pembangunan nasional sesuai cita-cita para pahlawan untuk kedaulatan negara dan kesejahteraan bangsa,” ujar Din, satu dari puluhan deklarator KAMI, menyusul pertemuan awal di Jalan Fatmawati, Jakarta Selatan, beberapa pekan lalu.

Deklarator KAMI lain di antaranya akademisi Rocky Gerung, teknokrat Said Didu, penasehat KPK periode 2005-2013, Abdullah Hehamahua, komunitas jawara & advokat Betawi (Pejabat) dan komunitas warga Minang Sumatera Barat.

Penyaji :Iksan