Gubernur DKI Jakarta : Tidak Memiliki Izin,Jangan Harap Bisa Masuk Jakarta

Bogor Now Hukum Nusantara Politik

KORANBOGOR.com,JAKARTA-Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan masyarakat yang sudah mudik diimbau tidak kembali ke DKI Jakarta untuk sementara waktu.

Ia menyatakan, orang yang bepergian harus mendapaktan izin. Selain itu, hanya 11 sektor pekerjaan yang diperbolehkan beraktifitas.

“Begitu juga yang akan masuk Jakarta adalah mereka karena pekerjannya yang mengharuskan berada di Jakarta di sektor yang diziinkan,” ujar Anies di Graha BNPB Jakarta, Senin (25/5).

Menurutnya, masyarakat sudah diberikan imbauan sejak pertengahan bulan Ramadan. Yaitu masyarakat tetap di Jakarta karena apabila keluar belum tentu bisa kembali lebih cepat.

Anies mengaku akan melaksanakan aturan dengan tegas menjaga perbatasan DKI Jakarta. Terdapat 10 titik pintu masuk dan semua titik masuk ada pemeriksaan.

“Yang tidak memliki surat izin masuk tidak boleh lewat. Persayaratan ini harus dipenuhi diantaranya surat sehat harus diikuti dengan tes.

Bila anda akan ke Jakarta dan tidak memilki ketentuan maka tunda dulu keberangkatannya, apabila memaksakan justru nanti akan mengalami kesulitan di perjalanan karena pemeriksaan akan ketat,” ujar Anies.

Ia tidak ingin penerapan PSBB saat ini akan berakhir sia-sia. “Kita ingin memastikan kerja keras selama 2 bulan lebih batal.

Untuk melindungi ibukota dari potensi gelombang kedua COVID-19, kita berharap ini melandai tidak ingin muncul kembali dan segera bisa tuntas,” ujarnya.

Menurut Anies, selama dua bulan lebih Jakarta menujukkan kemajuan yang signifikan, salama masa PSBB hampir 60% masyarakat berada di rumah. Apabila angka kasus baru menurun maka setelah tanggal 4 Juni 2020 bisa transisi menuju aktivitas new normal.

“Tapi bila hari-hari kedepan angkanya meningkat karena tidak menuruti protokoler, kita bisa memperpanjang (PSBB) seolah mengulangi yang sudah dilakukan kemarin,” katanya. (Red)