Gubernur DKI Minta Kegiatan Hiburan Tutup Untuk 14 Hari Ke Depan

Hukum Politik

KORANBOGOR.com,JAKARTA-Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, meminta para pelaku dunia usaha di Ibu Kota segera menghentikan akitivitas usaha untuk 14 hari ke depan. Permintaan itu menyusul meningkatnya wabah virus korona (Covid-19) di Jakarta.

Anies menuturkan, pihaknya telah memutuskan untuk meniadakan atau menutup aktivitas di tempat-tempat hiburan milik pemerintah sejak akhir pekan lalu. Mulai Senin (23/3/2020), dia juga meminta dunia usaha untuk bersama-sama membantu upaya pemerintah memerangi korona.

“Yakni dengan melakukan peniadaan kegiatan hiburan,” ujar Anies dalam konferensi pers di Balai Kota Jakarta, Jumat (20/3/2020).

Selain meminta peniadaan kegiatan di tempat-tempat hiburan (termasuk mal), Pemprov DKI Jakarta juga memberlakukan pembatasan penggunaan kendaraan umum. “Prinsipnya sama (dengan kebijakan yang sebelumnya), membatasi jumlah penumpang bus dan kereta api. Akan diterapkan jarak aman di setiap antrean,” tutur Anies.

Pasien positif terinfeksi virus korona (Covid-19) di Indonesia kembali bertambah. Kali ini, jumlahnya mencapai 369 orang atau bertambah 60 orang dari sebelumnya. Adapun total pasien sembuh sebanyak 17 orang.

Total sampai hari ini ada 32 orang yang meninggal dunia, bertambah 7 orang dibandingkan kemarin.

“Ini perkembangan data terhitung dari pukul 12.00 WIB pada 19 Maret hingga 12.00 WIB 20 Maret 2020,” ujar Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19, Achmad Yurianto, Jakarta, Kamis (19/3/2020)