Haris Lambey Komit Ciptakan 1,5 Juta Lapangan Pekerjaan Untuk Masyarakat Batam

Hukum Nusantara Politik

KORANBOGOR.com,BATAM-Sensus terakhir yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam pada Agustus 2019 menunjukkan bahwa terdapat hampir satu juta jiwa yang masuk dalam kategori penduduk usia kerja,tepatnya 927.011 jiwa. Dalam kurun waktu satu tahun, terjadi kenaikan sebesar 6,4% pada jumlah angkatan kerja yaitu 38.550 jiwa.

\Total jumlah penduduk Batam pun turut bereskalasi secara signifikan, yang dimana mencapai 17,6% atau sejumlah 234,193 jiwa. 

Masalah ketimpangan antara jumlah penduduk dengan ketersediaan lapangan pekerjaan di Batam menjadi pekerjaan rumah yang wajib dibereskan untuk meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan masyarakat Batam. 

Bakal calon Walikota Batam Haris Lambey mengungkapkan visi dan misinya untuk Batam dalam Usvim Talk di Batam Insight.

Ada empat sektor kebutuhan masyarakat yang menjadi perhatian, salah satunya adalah lapangan pekerjaan bagi masyarakat Batam. 

“Banyak masyarakat Batam menganggur dan banyak investasi yang lari dari kota Batam. Para sarjana kesulitan mencari kerja karena sedikit lapangan pekerjaan yang tersedia di kota Batam.

Oleh karena itu, saya bertekad ingin ciptakan 1.500.000 lapangan kerja dalam waktu 1-2 tahun”, ujar perwira polisi berdarah bugis dengan pangkat Ajun Komisaris Polisi (AKP) tersebut pada keterangannya.

Anggota aktif Direktorat Tahanan dan Barang Bukti (Dittahti) Polda Kepri yang sebelumnya pernah berdinas di Ditpolairud Polda Kepri selama 7 tahun tersebut optimis dapat memaksimalkan potensi yang dimiliki oleh Batam. Letaknya yang strategis dan sangat dekat dengan Singapura dan Malaysia, membuat Batam dapat menjadi gerbang perdagangan dunia. 

“Ini tinggal bagaimana seorang pemimpin berani mengoptimalkan potensi yang dimiliki daerahnya. Batam mayoritas terdiri dari lautan, jadi mari kita majukan ekonomi Batam dengan memanfaatkan sektor kelautan.

Menghidupkan kembali iklim perdagangan internasional, seperti membuka pelabuhan misalnya, apalagi Batam itu free trade zone.

Geografisnya pun sangat menarik, sektor pariwisata juga menjadi prospek ekonomi yang menjanjikan,” tutupnya (Red/Ika)