Hasil Polling Untuk Calon Wali Kota Batam,Pengamat Sebut Batam Ingin Sosok Pemimpin Baru

Bogor Now Hukum Politik

KORANBOGOR.com,BATAM-Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak yang akan digelar pada tahun 2020 dapat membangkitkan optimisme dan kepercayaan diri masyarakat pada masa normal baru.

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyebutkan bahwa Pilkada Serentak 2020 merupakan instrumen atau alat agar masyarakat Indonesia mulai kembali percaya diri sehingga negara dapat bangkit.

Optimisme juga datang dari salah satu Calon Wali Kota (Cawako) Batam 2020-2025. Haris Lambey memuncaki daftar polling.

Dalam polling yang digelar Research Centre Media Group, dari 16 daftar nama bakal calon yang masuk polling,Haris meraih 26 persen, atau yang tertinggi dibanding figur lainnya. Ini adalah kali kedua Haris Lambey meraih persentase tertinggi.

Adapun jumlah peserta polling tahap kedua yang digelar dalam kurun waktu 15 Januari 2020 sampai 1 Maret 2020 adalah sebanyak 1.225 orang.

Dari hasil tersebut,terlihat bahwa Haris Lambey mengungguli petahana,M Rudi.Tingginya persentase pilihan yang berhasil diraih Haris Lambey tak lepas dari usaha dan keseriusan figur muda ini untuk menarik simpati masyarakat Batam.

“Berdasarkan temuan pada masyarakat Batam, mereka ternyata menginginkan adanya perubahan. Saat ini mereka cukup lelah dengan janji-janji dan program yang hanya fatamorgana belaka.

Batam ingin beranjak ke arah yang semakin baik, pemimpin yang bekerja dengan sepenuh hati,taktis,dengan program-program yang kongkrit yang berdampak bagi perekonomian serta kesejahteraan masyarakat Kota Batam,” ujar Direktur Batam Politica Studies,Rama Putra saat dihubungi (23/6/2020).

Menurut hasil polling yang dilansir oleh Barakata.id pada bulan Maret lalu, sosok perwira polisi berdarah bugis dengan pangkat Ajun Komisaris Polisi (AKP) tersebut tampak unggul di pemilih kelas menengah dibanding calon kandidat lain.

Haris Lambey diterima dengan baik di kalangan pemilih terdidik dan mapan,seperti; karyawan perusahaan,PNS,pelaku Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM),buruh,keluarga besar TNI-Polri,dosen,guru,ibu rumah tangga hingga kalangan milenial seperti mahasiswa.

“Kami mendapatkan berbagai opini dari kalangan atas (elite) sampai akar rumput. Tokoh masyarakat, adat, dan pemuka agama.

Karena di Batam ini penduduknya bermacam-macam, tidak bisa hanya mementingkan suatu kelas atau golongan saja.

Alhasil kami bisa menyimpulkan beberapa hal yang memang menjadi pekerjaan rumah dan harus dibereskan oleh pemimpin Batam kedepan,” tambahnya.

Unggulnya nama anggota aktif Direktorat Tahanan dan Barang Bukti (Dittahti) Polda Kepri yang sebelumnya pernah berdinas di Ditpolairud Polda Kepri selama 7 tahun pada polling tersebut tak terlepas dari upaya dan gencarnya Haris Lambey bersama timnya dalam menyampaikan informasi atas program dan visi-misi kepemimpinannya kepada masyarakat Kota Batam.

“Artinya, sedikit banyaknya masyarakat Kota Batam dapat menerima informasi yang disampaikan oleh Haris Lambey dan timnya dengan baik.

Mengapa demikian, bisa jadi karena memiliki kesamaan tujuan, yaitu keinginan untuk bangkit dan kembali menjadi Batam yang seperti dahulu. Batam yang terkenal sebagai kota petro dolar (penghasil uang), kota dengan sektor kemaritiman yang kuat, dan lapangan pekerjaan yang terbuka luas,” lanjutnya.

Menurut pengamat politik asal Batam tersebut, untuk menyelesaikan permasalahan klasik Batam di sektor ekonomi, solusinya adalah bagaimana memanfaatkan potensi geografis Batam di bidang Maritim yang belum digarap secara maksimal oleh pemimpin sebelumnya.

Rama menambahkan bahwa masyarakat Kota Batam mungkin melihat latar belakang Haris Lambey yang adalah seorang pelayar (AIP) dan juga Polisi Air, sehingga kemartitiman Batam dapat lebih dioptimalkan sebaik mungkin.

“Masyarakat juga menginginkan sosok pemimpin yang mengenal betul dengan potensi geografis yang dimiliki oleh Batam yaitu laut. Inilah yang belum dimaksimalkan pemimpin-pemimpin Batam sebelumnya.

Akan tetap siapapun pemimpinnya, tentu kami semua berharap yang terbaik untuk berada di kursi kepemimpinan Batam yang pastinya berorientasi pada kesejahteraan rakyatnya.,” tutupnya

Berikut hasil polling tahap dua secara keseluruhan, nama dan persentase raihannya:

:1. Haris Lambey: 26 Persen
2. Muhammad Rudi: 18 Persen
3. Johannes Tarigan: 14 Persen
4. Lukita Dinarsyah Tuwo: 10 Persen
5. Rian Erneset: 7 Persen
6. Amsakar Achmad: 4 Persen
7. Yuhendri: 3 Persen
8. Mustofa Widjaya: 3 Persen
9. Iman Sutiawan: 2 Persen
11. Candra Ibrahim: 2 Persen
12. Asnah: 2 Persen
13. Diky Wijaya: 2 Persen
14. Ruslan Ali Wasyim: 2 Persen
15. Surya Makmur Nasution: 2 Persen
16. Helmi Helmiton: 1 Persen
17. Osco Olfiady: 1 Persen
18. Zukriansyah Zulkarnain: 1 Persen

(Red/Ika)