Kadin Indonesia Sambut Baik Formasi Kabinet Presiden Jokowi-KH Ma’ruf Amin Periode Th 2019-2024

Hukum Nusantara Politik

KORANBOGOR.com,JAKARTA-Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyambut baik formasi kabinet Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Maíruf Amin periode 2019- 2024 yang resmi diumumkan di Istana Negara, kemarin.

Kadin menilai formasi tersebut adalah pilihan terbaik yang perlu dihormati dan didukung oleh semua pihak demi kemajuan bangsa dan negara.

‘’Kami mengapresiasi capaian pemerintahan selama ini, dan menyambut baik susunan kabinet yang telah dipilih Presiden,’’ ungkap Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan PRoeslani, kemarin.

Sebagai mitra pemerintah, pihaknya menyatakan akan memperkuat sinergi dengan pemerintah, terutama dalam pelaksanaan program-program yang dijalankan oleh kabinet baru.

‘’Tujuannya, mendukung upaya mewujudkan cita-cita menjadikan Indonesia negara maju dengan pendapatan Rp 320 juta per kapita pada 2045,’’ungkap dia.

Ia berharap kabinet baru membawa angin segar bagi dunia usaha dan perekonomian nasional, serta dapat menjawab berbagai tantangan.

Di antaranya, defisit neraca berjalan, defisit neraca perdagangan, defisit anggaran belanja, masalah perizinan usaha, kemiskinan, kualitas sumber daya manusia, serta fundamental struktural, contohnya efisiensi dan produktivitas serta lapangan kerja.

Terlebih, tantangan ketidakpastian ekonomi global yang membuat ekspor Indonesia turun.

Para pelaku usaha global masih menunggu perkembangan perang dagang Tiongkok dan AS terkait dengan kesepakatan damai dagang fase satu, November ini. Indonesia, kata dia, juga masih belum bisa mengambil peluang dari perang dagang dua negara.

Hal itu tentu menjadi pekerjaan rumah pemerintah ke depan. Daya saing perlu ditingkatkan, terlebih Presiden Jokowi menargetkan menaikkan peringkat kemudahan berbisnis ke- 40 pada 2020.

‘’Kami mendukung periode kedua pemerintahan Presiden Joko Widodo melakukan pemangkasan birokrasi yang panjang dan deregulasi aturan. Selama ini persoalan regulasi yang rumit dan birokrasi yang panjang menjadi beban dunia usaha,’’ ungkap Rosan.

Kadin adalah satu-satunya induk dunia usaha yang dibentuk berdasarkan UU No 1 Tahun 1987, menaungi asosiasi-asosiasi bisnis yang mencakup semua sektor usaha. Kadin mencakup hingga 34 provinsi dan 543 kabupaten serta kota se- Tanah Air. (Red)