Kaltara : Jumlah Pasien Positif Covid-19 Jadi 47 Kasus

Hukum Politik

KORANBOGOR.com,KALTARA-Jumlah pasien yang dinyatakan positif terjangkit COVID-19 di Kaltara bertambah 19 orang. Sehingga kini totalnya menjadi 47 kasus.

Ke-19 pasien positif baru berasal dari Kota Tarakan sebanyak delapan orang dan Bulungan 11 orang. Semuanya dari klaster JT yang pernah mengikuti tabliq akbar di Kabupaten Gowa, Sulsel.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kaltara, Agust Suwandy di Tanjung Selor, Jumat (17/4) menyatakan penambahan jumlah penderita Covid-19 cukup signifikan.

Hasil analisis baru pemeriksaan spesimen oleh Balai Besar Laboratorium Kesehatan Surabaya, Jatim, diterima oleh Tim Gugus Tugas Covis-19 Kaltara pada Kamis (16/4) malam.

Agust menjelaskan ke-19 pasien positif ini memang telah menjalani isolasi di rumah sakit sejak beberapa hari lalu. Setelah dinyatakan masuk kategori pasien dalam pengawasan (PDP).

“Sebenarnya BBLK Surabaya mengirimkan hasil analisis ke Tim Gugus Tugas Covis-19 Kaltara sebanyak 21 orang, dua orang dinyatakan negatif. Kedua pasien negatif ini berasal dari Kabupaten Tana Tidung,” kata Agust.

Tim Gugus Tugas Covid-19 Kaltara juga mengungkapkan, jumlah orang tanpa gejala (OTG) sebanyak 261 orang masing-masing Kota Tarakan (105), Nunukan (20) dan Bulungan (136).

Sedangkan PDP sebanyak 21 orang terdiri atas tiga orang di Kota Tarakan, Malinau (6), Nunukan (3), Tana Tidung (2) dan Bulungan (7). Sedangkan ODP masing-masing di Kota Tarakan sebanyak 86 orang, Malinau (13), Nunukan (24), Tana Tidung (10) dan Bulungan (2).

Agust menyinggung juga soal potensi penularan Covid-19 ini di daerah transmisi lokal sehingga perlu dihindari. Mengenai daerah transmisi lokal ini telah dikoordinasikan dengan Kementerian Kesehatan untuk dua daerah yakni Kabupaten Malinau dan Bulungan.

Untuk mencegah penularan virus ini maka Tim Gugus Tugas Covid-19 Kaltara tak henti-hentinya mengimbau masyarakat agar mematuhi social distancing, physical distancing dan menghindari kerumunan.

Kemudian dia juga meminta warga membatasi aktivitas di luar rumah jika tidak terlalu penting. Rutin mencuci tangan dan menggunakan sabun dengan air mengalir.

Mengonsumsi makanan bergizi guna menjaga imunitas tubuh. Selain itu berolahraga secukupnya dan upayakan berjemur di bawah matahari panas setiap hari.(Red)