Kejari Kota Bogor Kembali Tahan 6 K3S Sebagai Tersangka Kasus Korupsi BOS Sekolah Dasar Kota Bogor Th 2017s/d Th2019

Hukum Politik

KORANBOGOR.com,BOGOR-Kejaksaan Negeri Kota Bogor angkut enam tersangka dugaan korupsi Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun 2017, 2018 dan 2019 Kamis (23/7/2020) petang.

Kasus dugaan korupsi pada kegiatan Ujian tengah semester, Uas, dan Kenaikan kelas, serta Ujian sekolah pada SD se-Kota Bogor.

Ke-enam tersangka, merupakan Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) SD pada enam kecamatan di Kota Bogor.

Mereka masing-masing berinisial BS, DD, GN, WH, D, dan SB. Dengan masuknya enam orang tersangka baru, kini kejaksaan telah menetapkan tujuh tersangka yang diserahkan ke penjara Paledang.

Sebelumnya JRR lebih dahulu menghuni hotel Prodia. JRR selaku penyedia jasa pengadaan kertas dan soal ujian hingga negara dirugikan sebesar Rp17.189.919.828.

Kepala Kejari Kota Bogor,Bambang Sutrisna mengatakan, keenam tersangka merupakan Ketua K3S. Mereka berperan aktif dan berkomunikasi secara intens dengan JRR.

“Komunikasi mereka begitu intens dan ada permainan antar mereka. Itu dapat dilihat dari percakapan di HP antara K3S dengan JRR,” kata Bambang.

Ke-enam tersangka tersebut, ada yang berstatus sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) aktif dan pensiunan. “Ada yang masih aktif, ada juga yang sudah pensiun,” ungkap Bambang.

Disebutkan,satu dari enam tersangka pada Rabu (22/7/2020) telah mengembalikan dana sebesar Rp75 juta.

Bila ditotal uang yang dikembalikan pada negara, diserahkan JRR, menjadi Rp175 juta. “Kan dari situ sudah jelas, keterlibatan mereka lantaran mengembalikan uang,” jelasnya.

Sejauh ini kejaksaan sudah menyita beberapa barang bukti berupa satu unit Toyota Avanza Velloz hitam Nopol F 1408 DO dan dokumen-dokumen terkait kegiatan yang berkaitan dengan penggunaan dana BOS.

Bambang juga menjelaskan, pihaknya saat ini fokus terhadap pelacakan aset-aset milik tersangka, yang diduga terkait kasus tersebut.

Para tersangka dijerat pasal berlapis. Dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara. Keenam tersangka turun dari lantai II Gedung Kejari Bogor pada pukul 17.05 WIB sambil menggunakan rompi tahanan berwarna merah.

Para tersangka digiring menuju mobil tahanan dan dibawa ke Lapas Paledang hingga 14 hari ke depan. Para tersangka tak satu pun menjawab pertanyaan yang dilontarkan wartawan sebelum menuju Penjara Paledang . (red)