Lagi-Lagi Pekerja Pers Dianiaya Preman Di Labuan Bajo

Hukum Politik

KORANBOGOR.com,MB-Wartawan www.indonesiasatu.co.id,Petrus Aloysius Hermanto babak belur dianiaya orang tak di kenal di Kampung Kaper, Desa Golo Bilas, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Sabtu (30/5) pukul 23.40 Wita.

Informasi yang di himpun mediaindonesia.com mengungkapkan, Petrus dipukul orang tidak dikenal hingga masuk ke lobang drainase sambil terus di aniaya pelaku yang di duga berinisial FR.

Akibat kejadian itu, Petrus Hermanto mengalami luka pada bagian kepala dan lutut. Saat dikonfirmasi via seluler, Petrus Aloysius menjelaskan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 23.45 Wita.

Saat itu, Ia berada di Kaper, Desa Golo Bilas untuk mengikuti acara urusan pembatalan nikah keluarga.

Pelaku tiba-tiba datang dan menendang dirinya hingga masuk ke dalam got. ‘’Saya ditendang hingga masuk ke dalam got, setelah itu hidung saya masih dipukul lagi, mengunakan kepalab tangan oleh pelaku,’’ ujar Petrus, Minggu (31/5).

Dia mengaku sebelum memukul, pelaku menyebutkan wartawan yang sering menulis berita virus corona atau Covid- 19. Pelaku diduga bernama FR, warga Kaper, Desa Golo Bilas.

Petrus mengaku dirinya tidak melakukan perlawanan saat pelaku melakukan tendangan dan pukulan ke arah badan dan kepala.

Usai melakukan tindakan kekerasan, pelaku langsung menghilang. ‘’Saya minta polisi proses hukum pelaku. Perbuatan pelaku tentu mengancam tugas kami sebagai pekerja pers,’’ tutur Petrus.

Kapolres Mabar AKBP Handoyo Santoso mengaku Satuan Reserse dan Kriminal sudah mulai melakukan penyelidikan. Pihak kepolisian akan melakukan pemanggilan terhadap pelapor dan sejumlah saksi lainnya.

‘’Korban sudah buat laporan Pol Ires dan kita tindak lanjuti laporan tersebut. Saya sudah perintahkan Kasat Reskrim untuk segera tindak lanjut laporan korban,’’ tegas Santoso.

(Red/Media Indonesia)