Mengajarkan Kebiasaan Dini di Sekolah Dasar

Kampus Kita Politik

KORANBOGOR.com,YOGYAKARTA-Pembiasaan dini yang diajarkan pada anak akan berdampak bagi masa depannya. Apalagi jika pembiasaan yang terapkan adalah pembiasaan yang bersifat positif.

Semisal diambil contoh membiasakan untuk hidup bersih, anak yang dibiasakan untuk hidup bersih sejak dini akan berdampak baik kedepannya.

Daya tahan tubuh leebih kuat dan sehat karena pola hidupnya yang bersih. Membiasakan hidup bersih tidak hanya di rumah tetapi di sekolah, pembiasaan ini akan melatih anak untuk bertanggung jawab pada dirinya sendiri. Membuat mereka lebih peka dan peduli kepada lingkungan mereka berada.

Lalu, bagaimana cara anak membiasaan hidup bersih terutama anak yang masih dibawah usia lima tahun atau sekolah dasar agar mereka peduli pada kebersihan lingkungan sekitarnya, khususnya lingkungan sekolah?

Ada beberapa cara, yaitu pertama, membiasakan anak membuang sampah pada tempatnya. Pihak sekolah bisa membuat rambu-rambu atau peraturan untuk tidak membuang sampah sembarangan.

Agar anak lebih mudah memahaminya, rambu-rambu bisa dibuat dengan media gambar yang menarik.Selain itu melalui ajakan atau memberi nasihat secara langsung juga diperlukan.

Sekolah harus menyediakan tempat sampah dengan jumlah yang memadai, serta telah dipisah antara sampah organik (basah yang dapat terurai) dan non organik (kering yang sulit terurai) supaya anak dapat membedakan jenis-jenis sampah dan menambah pengetahuannya. 

Kedua, anak-anak diminta untuk saling mengingatkan teman, jika ada salah satu teman mereka yang lupa membuang sampah sembarangan.

Jadi ada semacam swakontrol, saling mengingatkan dan peduli kepada sesama teman. Ini bagus, secara tidak langsung anak-anak didorong pada satu pemahaman bahwa kebersihan sekolah adalah tanggung jawab bersama, dank arena itu mereka harus saling menjaganya.

Ketiga, jika guru menghimbau anak-anak untuk peduli pada kebersihan lingkungan, para ibu dan bapak guru harus juga memberi contoh untuk peduli pada kebersihan lingkungan.

Semisal dengan kesediaan memungut sampah yang tercecer dan juga memberikan arahan kepada anak-anak untuk melakukan hal yang sama. Karena jika mereka langsung diberikan contoh maka meraka akan mau untuk mengikutinya.

Keempat, dengan cara melakukan kegiatan rutin, semisal setiap hari Jum’at diadakannya kegiatan “Jum’at Bersih” dengan mengajak anak-anak untuk membersihkan ruang kelas dan lingkungan sekitar kelas, dapat juga melakukan kegiatan Go Green dengan menanam pohon dan bunga.

Selain menjadikan lingkungan sekolah lebih sejuk dan indah,anak-anak juga akan turut menjaganya,karena mereka sendiri yang menanam, tentunya karya mereka sendiri, jadi mereka tidak akan merusaknya. Supaya terbagi rata,guru dapat membagi kelompok,dan setiap anggota kelompok bertanggung jawab membersihkan bagian tertentu dari lingkungan kelas.

Serta guru dapat membagi kelompok piket harian,yaitu setelah pelajaran berakhir anak-anak ditugaskan untuk membersihkan dan merapihkan kelas.

Kelima, menjaga kebersihan toilet, karena toilet adalah fasilitas yang dipakai bersama yang menjadi tolak ukur kebersihan suatu tempat.

Jika toilet bersih maka bagian lain dari sekolah pasti bersih dan tertata baik.Dan jika kondisi toiletnya kotor atau jorok, biasanya bagian lainnya juga jorok.Mengingatkan anak dengan menyiramnya sesudah memakai toilet agar tetap bersih.

Dan hendaknya pihak sekolah menyediakan tempat sampah untuk toilet supaya anak tidak membuang sampah di lubang toilet dan saluran pembuangan, karena sampah bisa menyumbat.Anjuran ini juga berlaku untuk guru dan petugas sekolah. 

Terakhir, upaya melatih anak menjaga kebersihan lingkungan sekolah dengan menyediakan media untuk anak mengekspresikan kegemarannya dalam menggambar.

Bisa dengan menyediakan dinding kosong yang memang khusus untuk itu. Supaya anak-anak tidak iseng untuk menggambar atau mencoret-coret sembarangan diding atau fasilitas sekolah yang lain. 

Itulah beberapa cara pembiasaan dini pada anak untuk hidup sehat khusunya dengan menjaga kebersihan lingkungan sekolah. Terimakasih

Pebulis : Igra Herawati

NIM : 2018015333

Unniversitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta