Menkes : PSBB Diberlakukan Di Kota Makassar

Bogor Now Politik

KORANBOGOR.com,JAKARTA-Satu lagi daerah yang disetujui untuk menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Kota Makassar, Sulawesi Selatan, akhirnya disetujui Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto untuk melaksanakan PSBB di wilayah ini, Kamis (16/4/2020).

Keputusan tersebut telah ditetapkan Menkes tanggal 16 April 2020 melalui Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/Menkes/257/2020.

Seperti kondisi wilayah lain yang sudah lebih dahulu menerapkan PSBB, Makassar juga mengalami peningkatan dan penyebaran kasus Covid-19 yang signifikan.

“Oleh sebab itu PSBB sudah harus ditetapkan di sana dalam rangka percepatan penangann Covid-19,” kata Menkes di Gedung Kemkes, Jakarta, Kamis (16/4/2020).

Menurut data Kemkes per hari ini, jumlah kasus konfirmasi positif Covid-19 di Sulawesi Selatan telah mencapai 271 kasus. Ada penambahan kasus baru hari ini sebanyak 29 dari sehari sebelumnya 242 kasus kumulatif. Kasus sembuh 42 orang, sedangkan meninggal 23 orang.

Kasus terbanyak di provinsi ini disumbang oleh Makassar sebagai ibukota provinsi tersebut. Jumlah kasus yang meningkat signifikan di Sulawesi Selatan menempatkan provinsi ini dengan populasi 1,3 juta lebih menurut Sensus Penduduk 2010 itu kini menempati urutan keenam dengan kasus terbanyak setelah DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Banten.

Menurut Menkes, PSBB di Makassar ditetapkan setelah dilakukan proses kajian epidemiologi dan pertimbangan kesiapan daerah dalam aspek sosial, ekonomi, serta aspek lainnya oleh tim teknis.

Selanjutnya Pemerintah Kota Makassar wajib melaksanakan PSBB dan secara konsisten mendorong serta mensosialisasikan pola hidup bersih dan sehat kepada masyarakat.

PSBB tersebut dilaksanakan selama masa inkubasi terpanjang, dan dapat diperpanjang jika masih terdapat bukti penyebaran. Masa inkubasi terlama secara ilmiah adalah 14 hari.