Paus Fransiskus : Jangan Menyerah Pada Rasa Takut

Hukum Politik

KORANBOGOR.com,JAKARTA-Paus Fransiskus mengatakan untuk “tidak menyerah pada rasa takut” saat memimpin misa Malam Paskah sebelum Minggu Paskah di dalam Basilika Santo Petrus yang kosong pada Sabtu (11/4/2020) waktu setempat.

Mengutip Yesus tentang kebangkitan, Paus Fransiskus berkata: “Jangan takut, jangan menyerah pada rasa takut. Ini adalah pesan pengharapan. Ini ditujukan kepada kita hari ini. Inilah kata-kata yang diulangi Tuhan kepada kita malam ini juga.”

Penjagaan acara yang biasanya dihadiri oleh ribuan orang, diperkecil di tengah langkah penguncian negara (lockdown) Italia terkait pandemi virus corona.”Kita semua adalah saudara dan saudari – semoga kita membawakan lagu kehidupan,” tambahnya.

Paus juga menggunakan pesan itu untuk mendesak larangan perdagangan senjata.”Mari kita redakan tangisan, tidak ada lagi perang! Semoga kita menghentikan produksi dan perdagangan senjata, karena kita membutuhkan roti, bukan senjata,” katanya seperti dilansir cnnindonesia.com.

Misa ini adalah bagian dari liturgi Paskah Triduum dari Paus, serangkaian upacara yang diberikan pada hari-hari menjelang Minggu Paskah – dimulai dengan Kamis Suci. Misa akan dilanjutkan acara hari Minggu, ketika Paus akan mengadakan Misa Minggu Paskah pada pukul 11.00 waktu Roma.

Untuk pertama kalinya, Paus Fransiskus akan melakukan misa Paskah melalui live streaming bagi 1,3 miliar umat Katolik di seluruh dunia pada Minggu (12/4/2020).

Di tengah pandemi corona yang saat ini telah menelan lebih dari 100 ribu korban jiwa di seluruh dunia, satu-satunya audiens Paus di lapangan St. Peter di Vatikan nanti hanyalah kamera.

Padahal tahun lalu, ada sekitar 70 ribu umat Katolik yang menunggu misa Paskah dan pesan Paus “Urbi et Orbi” (Kepada Kota dan Dunia) di St. Peter. Paus juga melakukan tradisi mencuci kaki 12 narapidana di wilayah kumuh Roma pada Kamis Suci tahun lalu. (Red)