PBNU Terbitkan Surat Edaran Terkait Bulan Suci Ramadhan Dan Lebaran 2020 Dimasa Wabah Virus Covid-19

Bogor Now Nusantara Politik

KORANBOGOR.com,JAKARTA-Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengeluarkan surat edaran yang berkaitan dengan penyambutan Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah (Lebaran 2020) yang diperkirakan saat itu masih akan berlangsung pandemi virus corona (COVID-19).

Terdapat empat poin dalam surat edaran tersebut, pertama meminta kepada seluruh Pengurus Wilayah, Pengurus Cabang, Pengurus Majlis Wakil Cabang, Pengurus Ranting dan Pengurus Anak Ranting, serta Lembaga dan Badan Otonom di bawah naungan Nahdlatul Ulama berikut seluruh warga Nahdlatul Ulama (NU)dan umat Islam pada umumnya agar senantiasa melaksanakan peribadatan wajib dan meningkatkan amaliyah.

Amaliyah yang dimaksud berupaya taqorrub kepada Allah SWT dengan memperbanyak amalan sunah, seperti sedekah, membaca Alquran, mujahadah, memanjatkan doa untuk para leluhur, serta berbagai ibadah lainnya.

“Termasuk menjalankan sholat tarawih selama Ramadhan dan sholat Idul Fitri selama pandemi COVID-19 di rumah masing-masing atau sesuai protokol pencegahan penyebaran virus Corona yang ditetapkan oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah masing-masing,” ujar Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siraj lewat keterangan tertulisnya yang diterima Okezone.

Kedua, kepada seluruh umat Islam pada umumnya dan warga NU pada khususnya agar terus memperkuat tali silaturahim dan hubungan sosial antar sesama dalam momentum Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah.

“Dengan tetap mengacu pada ketentuan dan kebijakan pembatasan sosial (social distancing) dan menjaga jarak fisik (physical distancing) yang ditetapkan oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah masing-masing,” tuturnya.

Ketiga, kepada seluruh warga NU agar senantiasa mentaati keputusan, kebijakan dan imbauan pemerintah pusat dan daerah dalam rangka mencegah penyebaran COVID-19, termasuk mengenai mudik lebaran 2020.(Red)