Pengaruh Gawai Pada Perkembangan Anak SD

Kampus Kita Politik

KORANBOGOR.com,YOGYAKARTA-Perkembangan teknologi dan komunikasi saat ini sangat pesat. Tidak hanya orang dewasa yang mengenal teknologi dan komunikasi saat ini.

Tetapi perkembangan teknologi dan komunikasi saat ini juga berpengaruh terhadap perkembangan anak.Perkembangan tersebut memberikan dampak yang sangat besar terhadap dunia pendidikan terutama pada anak di jenjang Sekolah Dasar (SD).

Gawai merupakan alat atau instrumen yang berukuran mini dengan banyak kegunaan yang dapat diperoleh didalamnya serta memiliki tujuan dan fungsi praktis yang secara spesifik dirancang lebih canggih dibandingkan dengan teknologi yang diciptakan sebelumnya.

Gawai memiliki banyak manfaat apalagi digunakan dengan cara yang benar. Semestinya orang tua perlu mengenalkan gawai pada anak usia SD tetapi terdapat dampak positif dan negatif pada gawai tersebut.

Dampak positif gawai bagi anak yaitu anak lebih mudah mendapatkan informasi serta kemudahan untuk menjalin komunikasi jarak jauh dengan teman maupun dengan gurunya.

Selain itu Gawai kini menjadi media yang memungkinkan untuk mengakses berbagai informasi dimana pun dan kapan pun sehingga menambah wawasan dan pengetahuan.Bahkan, kini anak-anak sudah tak asing dengan barang ini.

Mereka bisa mengakses internet untuk hiburan, maupun sebagai sarana untuk mengerjakan tugas sekolah mereka. Akibat kemajuan teknologi,   banyak permainan-permainan kreatif dan menantang yang disukai oleh anak-anak. 

Adapun sisi negatif dari penggunaan gawai sekarang adalah Anak menjadi malas menulis dan membaca, karena gawai memberikan banyak kemudahan.

Selain itu anak menjadi kurang berinteraksi di Lingkungan masyarakat karena anak lebih senang menghabiskan waktu di Rumah karena sudah terlalu asyik dengan gawai yang ia miliki. 

Menurut beberapa penelitian, menggunakan gawai terlalu sering akan rentan terkena radiasi, terutama pada anak-anak. Pancaran sinar dari layar sangat membahayakan kesehatan perkembangan sistem saraf.

Selain itu juga dapat mengalami kecanduan karena anak-anak biasanya hobi bermain game. Kecanduan seperti ini menyebabkan mereka kurang berinteraksi dengan orang lain. 

Kemudian anak yang sering bermain gawai ia menjadi lambat dalam memahami pelajaran. Kebiasaan asyik bermain gawai akan berpengaruh terhadap kemampuan otak untuk mendapat informasi.

Salah satunya ketika anak mendapatkan pelajaran di sekolah, mereka akan sulit memahami apa yang disampaikan oleh guru.Selain itu,gawai juga membuat kita cenderung malas belajar serta membaca buku,sehingga berujung pada menurunnya prestasi akademik di Sekolah.

Peran aktif orang tua sangat dibutuhkan dalam membatasi penggunaan gawai oleh anak dan mendampingi anak ketika bermain gawai.

Orang tua diharapkan tidak hanya mendampingi, tetapi juga mengajak anak untuk berinteraksi serta memilihkan aplikasi yang edukatif dan memberikan pengarahan supaya anak tidak menggunakan gawai dalam waktu yang lama.

Dengan demikian, dampak negatif dari penggunaan Gawai dapat diminimalisir dan dampak positif yang dapat mendukung proses perkembangan dapat diperoleh,di antaranya dengan menunjang pengetahuan anak dan dapat mengembangkan kreativitas anak. 

(Red/ Elfia Ayu Rosiana NIM : 2018015362 Status : Mahasiswa Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta  )