Performa Matthijs de Light Tuai Kritikan Dari Marco van Basten

Internasional Olahraga Politik

KORANBOGOR.com,TURIN-Performa Matthijs de Ligt bersama Juventus mendapat kritikan dari legenda Belanda, Marco van Basten. Keputusan De Ligt yang memilih bermain di Serie A juga disayangkan eks pemain AC Milan itu.

“Saya pikir dia tidak lebih baik daripada musim lalu di Ajax. Sayang sekali Chiellini harus absen, padahal dia seorang pemain tim sejati,” kata Van Basten kepada Ziggo Sport, dikutip dari La Gazzetta dello Sport.

Diboyong dari Ajax Amsterdam pada musim panas 2019, De Ligt sudah tampil sebanyak 29 kali di Liga Italia. Bek timnas Belanda itu menjadi benteng pertahanan Si Nyonya Tua menggantikan Giorgio Chiellini yang dibekap cedera panjang.

Sempat meragukan, De Ligt bisa melalui musim perdananya di Allianz Stadium dengan manis karena mulai unjuk gigi dan mendapatkan kepercayaan dari pelatih Maurizio Sarri. Bek 20 tahun tersebut juga mampu mengantarkan Juventus menjadi kampiun Serie A 2019/2020.

Namun di mata Van Basten, penampilan De Ligt bersama Juventus belum terlihat memukau. Peraih tiga Ballon d’Or itu menilai performa kompatriotnya tersebut tak sebagus musim lalu saat masih berseragam Ajax.

Belum maksimalnya performa De Ligt dituding lantaran dia tidak mendapat bimbingan yang tepat dari seniornya di Juventus, Leonardo Bonucci.

Van Basten turut mempertanyakan keputusan De Ligt bermain di Italia, yang dianggapnya masih kalah jauh dibandingkan Liga Inggris atau Liga Spanyol.

“Bonucci hanya melakukan sesuatu untuk dirinya sendiri, dia tidak membimbing dan tidak menunjukkan apa yang seharusnya dilakukan Matthijs. Ini jelas beda dengan Chiellini yang bersedia memberikan sesuatu buat orang lain.

Saya rasa De Ligt akan lebih banyak belajar di Real Madrid, Barcelona atau Manchester City. Dia seharusnya bermain di kompetisi yang lebih menarik, karena kualitas Serie A jauh di bawah negara-negara yang saya sebutkan tadi,” demikian kata Van Basten. (Red)