Perkembangan Moral Pada Anak Usia Sekolah Dasar

Kampus Kita Politik

KORANBOGOR.com,YOGYAKARTA-Pendidikan adalah hal yang sangat penting didunia, karena dunia butuh akan orang-orang yang berpendidikan agar dapat membangun negara yang maju. Tapi selain itu moral juga sangat diutamakan dalam pendidikan termasuk pada anak usia sekolah dasar.

Pendidikan moral di sekolah perlu dilaksanakan secara bersungguh-sungguh untukmembangun generasi bangsa yang berkualitas.

Walaupun peran utama untuk mendidik moral anak adalah di tangan orang tua mereka, guru di sekolah juga berperan besar untukmewujudkan moral peserta didik yang seharusnya.

Keluarga, sekolah, dan masyarakat bersama-sama bertanggung jawab untuk mendidik anak-anak muda agar bermoral baik sekaligus pintar secara intelektual sehingga terwujud generasi muda yang unggul

Pendidikan moral pada masa sekarang menghadapi  berbagai tantangan seiring  dengan kemajuan zaman yang ditandai oleh keterbukaan informasi dan kecanggihan  teknologi.Hal ini tentu berbeda sekali dengan masa lalu. 

 Perilaku moral dikendalikan oleh konsep moral, yakni aturan dalam bertingkah laku, dimana anggota masyarakat berperilaku sesuai dengan pola perilaku yang diharapkan dalam masyarakatnya.

Dalam perkembangan moral anak harus belajar mana yang benar mana yang salah. Kemudian, begitu anak bertambah besar, ia juga harus tahu alasan mengapa sesuatu dianggap benar sementara lain tidak.

Dengan demikian, anak perlu dilibatkan dalam aktivitas kelompok, tetapi yang terpenting tetap perlu mengembangkan harapan melakukan mana yang baik dan mana yang benar.

Pada usia sekolah dasar, anak sudah dapat mengikuti pertautan atau tuntutan dari orang tua atau lingkungan sosialnya. Pada akhir usia ini, anak sudah memahami alasan yang mendasari suatu peraturan.

Di samping itu, anak sudah dapat mengasosiasikan setiap bentuk perilaku dengan konsep benar-salah atau baik-buruk.Misalnya, dia menilai bahwa perbuatan nakal, berdusta, dan tidak hormat kepada orang tua merupakan suatu yang salah atau buruk. Sedangkan perbuatab jujur, adil dan sikap hormat kepada orang tua dan guru merupakan sesuatu yang benar atau baik.

Konsep molar pada usia sekolah dasar tidak lagi sempit, seperti pada awal masa kanak-kanak.

Pada awal masa kanak-kanak, anak berperilaku moral dalam berbagai situasi yang khusus saja.Anak belajar bagaimana bertindak tanpa mengetahui mengapa mereka melakukan tindakan tertentu.

Sedangkan ketika memasuki usia sekolah mereka mulai memperluas pengetahuan sehingga perilaku tertentu muncul pada situasi apa saja, contohnya tidak berbohong karena takut pada orang tuannya, namunsetelah lebih besar mereka melakukan tindakan tidak berbohong bukan hanya pada orang tua saja. Pada saat ini anak belajar bahwa berbohong adalah tindakan tidak diterima oleh kelompok sosial.

Lingkungan sekolah dan teman sebaya, keluarga adalah lingkungan terdekat yang dimiliki seorang anak yang juga akan memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan anak nantinya.

Seorang anak sehari – hari tumbuh dalam lingkungan keluarganya dan melihat serta mempelajari segala sesuatu untuk pertama kali pastinya dari keluarganya. Karakteristik anak usia dini adalah peniru terbaik, mereka biasanya meniru segala sesuatu yang biasa dicontohkan oleh keluarganya, terutama dalam hal ini adalah orang tuanya.

Itulah sebabnya orang tua harus dapat menjadi panutan dalam segala hal agar anak dapat meniru hal yang baik pula dari keluarganya, sebagai bekal pendidikan karakter anak.

Keterlibatan orang tua dalam pendidikan anak bermula dari kesadaran bahwa pendidikan anak adalah hal yang harus didukung oleh orang tua.

Jika diamati secara umum,  maka ada tujuh masalah utama moral bangsa diantaranya.

  1. Hilangnya Kejujuran
  2. Hilangnya Rasa Tanggung Jawab
  3. Tidak Berpikir Jauh ke Depan 
  4. Rendahnya Disiplin
  5. Kriris Kerjasama
  6. Krisis Keadilan
  7. Krisis Kepedulian

Oleh sebab itu perkembangan moral pada anak sangatlah penting agar anak tersebut memiliki moral yang baik. Para orang tua harus lebih mengawasi dan memperhatikan anaknya agara pola-pola perkembangan yang tidak baik dapat dicegah dan ditanggulangi.

Selain itu pendidik formal juga dapat membantu memberikan pengarahan mana kata-kata yang pantas dan tidak untuk diucapkan.

(Red/  Siswi Rini)
Nim : 2018015022,Status : Mahasiswa PGSD Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta .