Polda Metro Jaya Gelar Rekonstruksi 9 Tersangka 26 Adegan Pesta Seks Gay

Hukum Politik

KORANBOGOR.com,JAKARTA-Penyidik Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya menggelar rekonstruksi kasus prostitusi pesta seks gay di Polda Metro Jaya, Kamis (3/8/2020). Sebanyak 26 adegan diperagakan oleh 9 tersangka kasus pesta seks gay.

Kadiv Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, dalam rekontruksi tersebut dibagi dalam tiga tahap. Tahap pertama adalah tahapan perencanaan, dimana para tersangka mulai menginisiasi pertemuan pada 28 Agustus 2020.

“Dari perencanaan ini, kemudian dilanjutkan dua kali pertemuan di salah satu cofishop yang ada dengan para tersangka,” kata Yusri.

Dalan dua kali pertemuan itu, jelas Yusri mereka membicarakan terkait kebutuhan apa yang diperlukan termasuk anggaran keungan. Kemudian pertemuan selanjutnya membahas struktur kepanitiaan dan menghitung berapa jumlah peserta yang hadir.

“Perencanaan ini sampai dengan membuat undangan secara digital dan juga dalam fakta-fakta lain yang kita temukan dilokasi,” tukasnya.

Kemudian tahapan kedua adalah persiapan dimana pada sekitar pukul: 12.00 wib siang, para tersangka menyiapkan barang-barang diatas meja terkait dengan fakta-fakta melawan hukum yang ada.

“Mulai proses pencabulan, kemudian alat-alat seksual hingga buku tamu sampai dengan tata cara penjemputan peserta. Mulai registrasi, menyimpan barang peserta dan lainnya,” tukasnya.

Dan yang ketiga adalah tahapan pelaksaaannya, yaitu acara dimulai pukul: 21.00 wib sampai dengan pukul: 03.00 wib sesuai dengan undangan yang diedarkan. “Tidak ada satu pun peserta yang boleh kembali, sebelum pukul:03.00 wib pagi. Ini lah nanti rangkaian adegan yang akan diperlihatkan,” ujarnya.

Yusri menambahkan akan menjelaskan lebih lanjut jika dalam rekonstruksi menemukan fakta-fakta baru termasuk jumlah adegan rekontruksi berkurang atau justru bertambah.

Sebelumnya, Otak tersangka penyelenggara prostitusi gay, Teuku Ramzy Farrazy (TRF), 25 terinspirasi dari tontonan game seks gay saat berkunjung ke Thailand pada tahun 2018.

TRF yang memiliki kelainan seks itu langsung merancang perbuatan haram itu dengan permainan game seks agar menarik tamu. Agar acaranya berjalan sukses, ia kerap memanfaatkan momen saat menggelar acara pesta gay.

Salah satunya merayakan HUT Kemerdekaan RI. TRF bersama delapan rekannya, BA, NA, KG, SP, NM, RP, A, dan HW, mengemas acara tersebut penuh dengan warna merah putih, bahkan tamu wajib mengenakan masker berwarna merah putih.

Seperti diberitakan, puluhan pria melakukan pesta gay diamankan Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Mereka diciduk dari Hotel Kuningan Suite, Lantai 6, Kamar 608, Jalan Setiabudi Raya, Jakarta Selatan, Sabtu (29/8/2020) dinihari.

Saat diamankan dalam kamar para pria tersebut dalam posisi bugil sedang melakukan permaianan pesta seks sesama jenis. “Untuk bisa masuk kedalan kamar apertemen harus punya akses karena tertutup, akhirnya kordinasi dengan security baru bisa masuk,” kata Yusri Yunus.