Presiden Donald Trump Menjadi Presiden Ketiga Yang Akan Dimakzulkan

Politik

KORANBOGOR.com,AMERIKA SERIKAT-Presiden Amerika Serikat Donald Trump menjadi presiden AS ketiga yang dimakzulkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat. Nasib Trump akan ditentukan oleh sidang Senat yang dijadwalkan awal tahun depan.

DPR AS melakukan voting atas dua dakwaan, bahwa Trump telah menyalahgunakan kekuasaan dan menghalang-halangi Kongres AS. Hampir semua demokrat mendukung dua dakwaan tersebut, sementara Republikan menentang. Dengan kuatnya kendali Republikan di Senat, upaya memakzulkan Trump akan sangat sulit terealisasi.

Trump sedang melakukan kampanye di Battle Creek, Michigan saat voting pemakzulan berlangsung.

“Sementara kami sibuk menciptakan lapangan kerja dan berjuang untuk Michigan, kelompok radikal kiri di Kongres ditelan dengki, kebencian dan amarah, kalian bisa lihat apa yang sedang terjadi,” kata Trump, Rabu (18/12/2019) waktu setempat.

Dakwaan penyalahgunaan kekuasaan dilatarbelakangi oleh dugaan campur tangan Trump untuk menekan Ukraina untuk mengumumkan hasil investigasi terhadap rivalnya dari Demokrat, Joe Biden. Dakwaan ini lolos voting dengan hasil 230-197.

Dakwaan kedua adalah menghalangi kongres, yang dilatarbelakangi dugaan bahwa Trump tidak kooperatif dalam penyelidikan pemakzulan. Trump dituduh menahan bukti dokumen dan melarang para pembantunya untuk memberikan bukti-bukti. Dakwaan ini lolos voting 229-198.

Trump adalah presiden ketiga dalam sejarah AS yang dimakzulkan. Dua lainnya adalah Andrew Johnson dan Bill Clinton. (Red/BBC)