Problematika Yang Sering Muncul di Lingkungan Sekolah Dasar

Kampus Kita Politik

KORANBOGOR.com,YOGYAKARTA-Sekolah merupakan tempat untuk mendidik dan mengembangkan kemampuan siswa siswi dari lahir maupun batinnya, agar bisa melahirkan suatu penerus bangsa yang berbudi pekerti baik.

Apalagi di Sekolah Dasar (SD), yang mana disinilah awal dasar yang tepat dalam mendidik siswa siswi dalam menanamkan hal-hal yang positif dalam membentuk karakter yang baik, seperti yang diharapkan oleh keluarga, nusa, bangsa, dan agama.

Tetapi banyak sekali problematika yang terjadi didalam lingkup Sekolah Dasar yang khususnya yang telah guru alami di dalam mendidik siswa siswinya,salah satunya adalah kenakalan anak dan susah diaturnya anak didik di Sekolah Dasar.

Mungkin itu suatu hal yang menjengkelkan bagi orang lain yang mengalaminya tidak saja guru, tetapi orang tua murid pun juga mengalaminya.

Setiap tahunnya guru pasti akan mengalami atau mendapatkan permasalahan tersebut di dalam mendidik siswa siswinya di sekolah.

Hal itu terjadi karena masih polos dan belum tahunya siswa siswi di SD dalam melakukan sesuatu yang mereka lakukan.

Dengan kanakalan dan susah diaturnya peserta didik, mangakibatkan guru harus berfikir kreatif dan inovatif agar kondisi belajar bisa menjadi kondusif, mengingat pada anak usia SD mereka seringkali susah untuk bersifat fokus pada suatu hal, semisal belajar.

Salah satu cara bagi guru dalam menghadapi permasalahan kenakalan dan susah diaturnya peserta didik,yaitu yang pertama dalam kaitannya dengan kenakalan anak adalah guru sebisa mungkin memberi contoh konkrit terhadap siswa siswinya, bahwa jika kalian tidak bisa menghargai orang lain, kalian juga tidak dihargai oleh orang lain.

Nah disitu akan timbul rasa takut pada diri anak sehingga si anak tidak mau lagi berperilaku tidak baik, kedua dalam kaitannya dengan susah diaturnya peserta didik,guru dituntut harus lebih sabar karena setiap anak memiliki dunianya masing-masing yang tidak bisa disamakan dengan orang dewasa.

Sehingga agar peserta didik dapat diatur, usahakan guru terlebih dahulu mengikuti dunia anak tersebut karena anak didik belum bisa menyesuaikan dunianya dengan orang dewasa.

Setelah kita masuk ke dunia anak tersebut, perlahan-lahan anak didik akan mulai merasa nyaman dan disitulah langkah guru untuk bisa memulai mengatur peserta didik agar bisa kondusif.

Oleh karena itu diharapakan  peran orang tua dan guru harus saling bersinergi guna mengawasi seluruh kegiatan peserta didik,agar guru ataupun orang tua dapat segera mengetahui jika peseta didik mempunyai masalah yang mempengaruhi proses belajar peserta didik.

Dari semua cara menghadapi problematika yang selalu ada di lingkungan Sekolah Dasar, memberikan suatu pembelajaran tidak hanya siswa siswinya saja tetapi juga gurunya pula dalam menanggapi dari beragamnya berbagai sifat, sikap, dan perilakunya.

(Red/Rifka Isfatiana,Status : Mahasiswa Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa )